Herman Herry, Anggota DPR RI, Kirim Bantuan ke Wilayah Rawan Pangan
Palce Amalo
24/6/2015 00:00
(ILUSTRASI--ANTARA/Rahmad)
BANTUAN tanggap darurat untuk korban kelaparan di tujuh desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, terus berdatangan.
Setelah penyerahan bantaun dari Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa dan Komite II Dewan Perwakilan Daerah RI, kemarin giliran anggota DPR asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Herman Hery datang ke daerah rawan pangan itu.
"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian DPR atas masalah yang dihadapi masyarakat di NTT," ujarnyam
Bantuan dari anggota dewan tersebut terdiri dari dua ton beras dan 25 kardus mi instan. Bantuan itu diserahkan kepada warga korban kelaparan di Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan dan Desa Toineke, Kecamatan Kualin.
Dua desa tersebut termasuk dalam tujuh desa yang warganya menderita krisis pangan. Akibat kekeringan, mereka mengalami gagal panen dan gagal tanam.
Desa lainnya Tuapakas, Tuafanu, Kiufatu, dan Oni di Kecamatan Kualin, dan Desa Noemuke di Kecamatan Amanuban Selatan. Saat ini sebagian besar warga setempat menggantungkan hidup dari putak yaitu sari pohon enau yang diolah menjadi tepung kemudian digoreng. Acapkali bahan yang sama cukup hanya direbus untuk dimakan keluarga.
Nelci Hauteas, warga Desa/Kecamatan Kualin, mengaku, ia bersama keluarganya makan putak setelah tanaman padi gagal panen. "Tanaman padi mati karena tidak ada air. Sejak Januari, hujan hanya turun beberapa hari," ujarnya.
Herman berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami bencana kelaparan. "Sudah kewajiban kami memberikan bantuan kepada warga yang mengalami bencana," katanya. (N-3)