Pemkab Tanah Bumbu Usulkan Tol ke Banjarmasin

Denny Susanto
22/6/2015 00:00
Pemkab Tanah Bumbu Usulkan Tol ke Banjarmasin
(MI/DENNY SUSANTO )
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, berencana membangun jalan tol yang menghubungkan Batulicin, ibu kota Tanah Bumbu dengan Kota Banjarmasin. Ruas tol sepanjang 132 kilometer tersebut diharapkan dapat mempermudah arus distribusi barang dan transportasi.

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming, mengungkapkan, rencana pembangunan jalan tol tersebut sudah diusulkan ke pemerintah pusat dan diharapkan dapat segera terealisasi. "Keberadaan jalan tol ini sangat penting untuk mempermudah arus transportasi," ungkap Mardani yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Senin (22/6).

Saat ini jalur untuk tol sepanjang 132 kilometer sudah terbentuk, namun baru berupa jalan tanah yang kerap digunakan untuk ajang offroad. "Track nya sudah ada berupa jalan tanah dan melintasi perkebunan sawit, tinggal dibangun saja, " tambahnya.

Pembangunan ruas tol ini direncanakan akan berdampingan dengan jalur rel kereta api yang juga akan dibangun pemerintah pusat. Dengan adanya jalan tol ini, maka masyarakat punya alternatif transportasi, karena selama ini dengan menggunakan jalan trans Kalimantam rute Banjarmasin-Batulicin butuh waktu 6 jam. Sedangkan lewat tol nantinya hanya butuh waktu 2,5 jam.

Jadi jalan nasional
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan akan bisa menghemat dana ratusan miliar rupiah, karena anggaran pemiliharaan jalan yang semula dibebankan pada APBD akan diambil alih pemerintah pusat. Pengalihan itu sudah
diputuskan lewat Keputusan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 248/APTS/M/2015 yang merubah empat ruas jalan yang semula berstatus jalan provinsi menjadi jalan negara. "Pengambilalihan beban itu, membuat kami dapat mnggunakan dana APBD untuk keperluan lain," ujar Gubernur Kalsel Rudy Ariffin.

Sesuai keputusan Menteri PU dan Perumahan Rakyat, total ruas jalan nasional di Kalsel yang sebelumnya sepanjang 866,086 kilometer menjadi 1.204,30 km atau bertambah 292,67 km. Ruas jalan provinsi yang berubah menjadi jalan nasional, di antaranya ruas Jalan Kandangan-Lumpangi-batas Kabupaten Tanah Bumbu-Mentewe-Batulicin sepanjang 166,95 km yang terhubung dengan ruas jalan nasional di wilayah Banua Enam dengan ruas jalan nasional di wilayah Timur Kalsel.

Ruas lain adalah Jalan Marabahan-Margasari-Muara Muning-Balimau-Kandangan, sepanjang 68,32 km yang menghubungkan wilayah barat bagian selatan ke wilayah barat bagian tengah Kalsel, yang tersambung dengan ruas Kandangan-Lumpangi-Batulicin.

Selanjutnya ruas jalan Kotabaru-Stagen-Sebelimbingan-Tanjung Serdang sepanjang 40,7 km, dua ruas jalan lingkar, yakni Jalan Lingkar Walangsi-Kapar Kias di Barabai sepanjang 8,4 km dan Jalan Lingkar Kandangan sepanjang 8,3 km.

Kepala Dinas PU Kalsel Martinus mengatakan dana ratusan miliar rupiah per tahun dari APBD yang dialokasikan untuk pemeliharaan jalan bisa dihemat untuk membiayai pemeliharaan jalan dan keperluan lain yang bermanfaat bagi masyarakat Kalsel. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya