Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT bus oranye masuk secara bergilir ke halaman Dinas Kebersihan Cililitan Besar Jakarta Timur. Bus itu diparkir dengan berjajar di antara puluhan truk pengangkut sampah milik dinas tersebut. Sekilas, tampilan bus itu mirip dengan bus perpustakaan keliling. Gambar Monas di tengah gedung dan pepohonan hijau di dinding bus sering mengecoh orang sehingga mereka mengira bus oranye itu berisi beragam buku bacaan. Salah satu sopir bus itu, Abdul Hakim, mengatakan tidak hanya terkecoh, masyarakat juga masih bingung dengan fungsi bus tersebut.
"Bus ini digunakan sebagai toilet umum di tempat keramaian. Banyak masyarakat yang masih bingung dengan bus ini. Jadi, kami sebagai pelayan masyarakat harus menjelaskan pelan-pelan tentang kehadiran bus ini," ujarnya. Mobil yang memiliki daya tampung air 500 liter itu dilengkapi dengan dua ruang toilet. Satu ruang dilengkapi toilet duduk lengkap dengan selang pembersih. Fasilitas buang air kecil untuk pria pun disediakan di setiap ruang tersebut.
Di depan pintu masuk toilet terdapat kaca besar berukuran 1,5 meter plus dua wastafel bundar berwarna putih untuk membasuh tangan dan wajah dengan air yang mengalir melalui keran. Namun, untuk saat ini bus tersebut belum bisa hadir di setiap keramaian sebagai fasilitas umum. Jumlahnya yang hanya 11 unit hanya mampu melayani berdasarkan pesanan. Besaran retribusinya ditentukan peraturan daerah senilai Rp400 ribu.
"Mungkin karena sedikit jumlahnya, jadi hanya orang yang memesan dapat menggunakan bus, tapi yang menggunakan toilet ini gratis alias tidak dipungut biaya," imbuhnya. Khusus di kawasan Monumen Nasional, Balai Kota, bus tersebut disiapkan selama 24 jam. Yang rutin, bus ini pasti ada di car free day. Rofik Hidayat menuturkan pengalamannya menjadi petugas bus toilet. Menurutnya, masyarakat dari luar Jakarta masih belum terbiasa dengan toilet tersebut.
Tidak jarang Rofik harus menjelaskan cara menggunakan toilet duduk hingga memutar keran. "Kebanyakan orang dari luar Jakarta bingung dengan bus ini," terangnya seraya tertawa. Rofik dan teman-temannya sering mendapat paksaan dari warga yang sudah tidak tahan lagi menyalurkan hajat mereka. "Namanya orang sudah kebelet, sering memaksa menggunakan bus toilet ketika persediaan air sudah habis. Ya terpaksa kami harus membersihkan dengan usaha ekstra. Masih untung buang air kecil, kadang ada yang buang air besar," tandasnya.
Di sisi lain, berdasarkan pantauan Media Indonesia di Dinas Kebersihan, tujuh bus toilet diparkir berjajar dan tidak terawat. Bus-bus itu dibiarkan begitu saja terkena hujan dan panas. Beberapa bagian bodi bus terlihat sudah berkarat, diselimuti debu, dan roda yang kempes. "Bus itu sudah tidak dipakai sehingga diparkir saja. Namun, bus masih layak jalan, hanya harus diservis terlebih dahulu," ujar Rofik.
Fasilitas ketujuh bus yang tak dipakai lagi itu tidak jauh berbeda dengan bus toilet yang beroperasi, termasuk pendingin udara. Yang berbeda hanya ada sedikit gambar yang membuat cerah bus tersebut di bagian bodi. Gambar tersebut berada tepat di sisi kanan pintu masuk toilet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved