Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 30 pelajar dari sejumlah sekolah tertawa kecil dan sesekali tersenyum. Mereka berbagi pengalaman dan praktik saat mengikuti kegiatan Pendidikan Jelang dan Pasca Akil Balig (Pubertas) untuk Remaja bertema Menuju generasi gemilang Indonesia yang SMART (sehat, mandiri, aktif, ramah, terampil). Ternyata pengetahuan pubertas atau yang umum dikenal sebagai pendidikan seks bisa dilakukan dengan santai di ruang publik terbuka ramah anak (RPTRA). Seperti acara yang digelar pada akhir pekan lalu di aula mungil RPTRA Cipinang Besar Utara (Cibesut), Jakarta Timur, yang digagas Gerakan Hidup Sehat (GHS) dan Fota Center, bekerja sama dengan Indonesia Sehat Amira dan Jaringan Anak Nusantara (Jaranan).
Cerita pelajar yang menginjak pubertas itu beragam. Dari pengakuan mereka yang ikut program itu, ada yang sudah mengalami mimpi basah dan menstruasi. Tidak sedikit juga mereka yang belum mengalami hal tersebut. Ada yang menyeletuk bahwa mimpi basah karena saat bangun tidur rumahnya kebanjiran. Mereka kemudian dipandu untuk berbagi cerita dan pengalaman saat mimpi basah. Bukan untuk diejek, melainkan dijelaskan bahwa hal tersebut ialah proses alami yang dijalani remaja. Direktur Eksekutif Jaranan Nanang Djamaludin meminta para remaja yang memasuki akil baligh untuk menyiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi lingkungan yang penuh tantangan dan ancaman.
Nanang yang juga konsultan keayahbundaan dan kota layak anak memandu mereka mengenali prinsip-prinsip penuh makna. Prinsip yang harus menjadi prioritas utama anak dalam menjalani keseharian. Mana perbuatan yang harus dipandang penting untuk dlakukan dan mana perbuatan yang bisa menambah indah kehidupan. Nanang juga memberi panduan metode untuk merumuskan cita-cita. Bagaimana cara merancang strategi untuk meraih cita-cita, termasuk langkah-langkah untuk meraihnya. “Yang harus dicamkan, apa pun cita-cita spesifik yang hendak diraih itu tak akan bermakna luhur jika dalam proses kehidupan sehari-hari, kalian maunya cuma hebat sendirian, menjadi superhero sendirian, bukan superteam. Jadilah generasi hebat dan sukses yang membuat sebanyak-banyaknya orang lain turut menjadi hebat dan sukses juga,” imbuhnya
Dalam kesempatan itu, Sekjen Fota Center Lidya Bakrie mengingatkan, remaja putri khusunya, untuk menjaga pentingnya kesehatan reproduksi. Remaja harus memahami betul perubahan pubertas dan risiko yang ada. Bagaimana bahaya seks bebas dan aborsi yang mengintai para remaja. Lidya juga membimbing anak-anak dan remaja itu untuk menemukan model dari kepribadian dan bakat potensial yang harus diasah. “Teruslah kalian belajar dan mengasah potensi bakat yang kalian miliki. Jadilah generasi SMART. Masa depan Indonesia bergantung pada generasi SMART, bukan generasi malas,” pesannya. (Aya/J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved