Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK subuh, warga telah memadati Waduk Pluit, Jakarta Utara, untuk merayakan Cap Go Meh, sebuah perayaan hari terakhir dari Tahun Baru Imlek bagi warga Tionghoa di seluruh dunia. Namun, ada yang berbeda dengan perayaan yang digelar Minggu (26/2) . Kali ini, perayaan Cap Go Meh digelar dalam nuansa perpaduan Tionghoa-Betawi. Perayaan tersebut diisi dengan sejumlah pentas budaya. Beberapa di antaranya tari-tarian budaya Betawi.
Di sekitar tempat acara pun terlihat perpaduan ornamen Tionghoa-Betawi seperti ondel-ondel dan lentera. "Jadi perayaan Cap Go Meh hari ini berisikan seni budaya Nusantara. Kita pilih budaya Betawi karena sedikit banyak ada perpaduan budaya antara Tionghoa dan budaya Betawi," kata Ketua Pelaksana Cap Go Meh, Widjanarko, Minggu (26/2). "Pada perayaan tahun lalu kita banyak dibantu pengusaha-pengusaha. Namun, tahun ini kita banyak dibantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama dari segi materi acara," terang dia.
Sejak pagi hingga malam, warga disuguhi pertunjukan kesenian, musik, hingga penganan dalam nuansa campuran Betawi dan Tionghoa. "Kita dapat banyak bantuan materi acara, bukan uang. Kalau uang, kita dapat dari paguyuban dan instansi terkait," jelasnya. Pemilihan Waduk Pluit sebagai tempat perayaan Cap Go Meh bukanlah tanpa alasan. Sejak selesai direvitalisasi pada 2015 lalu, waduk yang dulu jorok dan bau itu kini sudah berubah bentuk.
Sayangnya, masih banyak warga Jakarta yang belum tahu keindahan Waduk Pluit yang sudah 100% berubah. Waduk itu kini menjadi idola dan kebanggaan baru warga Penjaringan, Jakarta Utara, karena keindahan dan keasriannya. "Lewat perayaan Cap Go Meh di sini, kami ingin mengembangkan destinasi yang ada di Waduk Pluit. Kan waduk ini sudah jadi tempat terbuka bagi masyarakat," imbuh Ketua Komunitas Seni Budaya Kreatif Indonesia Riri Claudya Agustin.
Ia berharap perayaan Cap Go Meh itu bukan sekadar menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Waduk Pluit. Hal yang lebih penting ialah menarik minat warga Jakarta ke situ. "Banyak warga Jakarta yang masih belum tahu sarana apa saja yang ada di sini. Marilah kita menjadi tuan rumah di kota kita sendiri," ajak Riri. Waduk Pluit disebutnya bisa menjadi destinasi wisata karena fasilitasnya yang memadai.
Contohnya, ada fasilitas teater yang kemarin dipakai sebagai panggung perayaan Cap Go Meh. "Ini ada teater plazanya, yang sebenarnya bisa kembali menghidupkan wilayah Waduk Pluit," ujar Riri. Belum lagi banyaknya pohon rindang jenis anggur laut, rumput, dan bangku taman yang juga menjadi daya tarik pengunjung untuk sekadar berteduh atau duduk santai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved