Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan fokus melakukan percepatan normalisasi sungai tahun ini. Setidaknya ada 16 aliran sungai yang menjadi program strategis Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta tahun ini. Normalisasi sungai terbagi di sistem aliran Jakarta Barat, aliran tengah, dan aliran Timur.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendrawan menjelaskan, percepatan normalisasi sungai yang belum rampung menyebabkan banjir masih kerap terjadi di Jakarta. Terhambatnya proses normalisasi disebabkan sejumlah tanah yang dihuni warga masih ada yang belum dibebaskan lantaran belum tersedianya rumah susun. “Normalisasi kali dan sungai di Jakarta dilaksanakan oleh dua pihak, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum da Perumahan Rakyat (PU-Pera) melalui BWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane), termasuk pembangunan infrastruktur dan pengerukan serta pemasangan sheetpile. Dinas Sumber Daya Air bertugas mengurus pembebasan lahan,” jelas Teguh.
Untuk memuluskan rencana normalisasi 16 sungai, tahun ini dinas sumber daya air mempertimbangkan untuk memberi sejumlah uang kepada warga yang harus direlokasi, tetapi belum memiliki rusun. Hal tersebut, lanjut Teguh, akan dibicarakan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada rapat pimpinan Senin mendatang.
Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso pun membenarkan bahwa guna mengatasi banjir di Jakarta normalisasi bantaran sungai menjadi suatu keharusan. Namun, saat ini upaya itu masih terkendala dalam persoalan pembebasan lahan. “Prioritas utama kami ialah mendukung sisa 10% pembebasan lahan sehingga kapasitas sungai dapat diperbesar.”
Terkait pengatasan banjir akibat air pasang laut atau rob, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan Pemprov DKI akan memperkuat tanggul dan perbanyak embung. “Ya, satu-satunya cara agar enggak rob, ya program bangun tanggul. Itu satu. Kedua, buat embung,” kata Djarot di Kali Sumongol, Kalideres, Jakbar, kemarin.
Sebelum membuat embung, Djarot meminta lurah membuat peta saluran air di kelurahan di Kecamatan Kalideres sehingga bisa diketahui titik mana yang tidak banjir. “Ini kan sebenarnya udah tinggi, tetapi karena airnya penuh dan enggak bisa masuk ke sungai karena di sana juga penuh akibat rob. Jadi, pengaruhnya bukan hanya hujan, melainkan karena air laut naik, ya.” (Aya/Ssr/Dro/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved