Waspadai Puncak Musim Hujan

Ric/Ant/X-6
22/2/2017 06:23
Waspadai Puncak Musim Hujan
(Banjir setinggi hingga 50 cm menggenangi ruas Jalan Letjen S Parman, Grogol, Jakarta, pada pukul 08.36 WIB, Selasa (21/2). MI/Arya Manggala)

KEPALA Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggu­langan Bencana (BNPB) Sutopo Pur­wo Nugroho menyatakan banjir yang mengepung wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang kemarin menunjukkan wilayah tersebut masih rentan terhadap banjir. Bahkan genangan air di beberapa wilayah semakin mening­kat. Hal itu tidak terlepas dari dam­pak perubahan penggunaan lahan yang begitu pesat di wilayah Jabodetabek sehingga hampir 80% hujan jatuh berubah menjadi aliran permukaan.

“Sementara itu kapasitas drainase dan sungai jauh lebih kecil daripada debit aliran permukaan. Akibatnya banjir dan genangan terjadi di mana-mana,” terang Sutopo.

Menurut Sutopo, kapasitas sungai dan drainase per­­kotaan mengalirkan aliran per­mukaan ter­batas. Okupasi bantaran sungai menjadi permukiman padat menyebabkan sungai sempit dan dangkal. Sungai yang harusnya lebar 30 meter saat ini hanya sekitar 10 meter. Bahkan ada sungai yang lebarnya 5 meter.

Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono R Pra­bowo meminta masyarakat Jabodetabek mewaspadai periode hujan intensitas sedang-lebat sepekan ke depan karena kondisi cuaca di Ja­­bodetabek diprediksi tidak akan berbeda jauh dari kondisi hujan yang berlangsung kemarin.

Penyebab utamanya, saat ini Indonesia sedang mengalami puncak musim penghujan pada Februari. Dengan demikian, curah hujan terus tinggi dan meluruh pada Maret.

Selain akibat musim hujan, tingginya intensitas hujan di Jabodetabek juga disebabkan adanya gangguan sistem cuaca di sebelah utara Australia yang membentuk siklon tropis Alfred yang secara tidak langsung memengaruhi pola aliran udara Jabodetabek dan Jawa Barat.

“Kawasan ini jadi pertemuan arus aliran udara dari belahan bumi utara dan selatan dan sebabkan uap air meninggi di sini,” imbuh dia.

Hujan deras yang mengguyur sejak kemarin dini hari hingga pagi membuat sebagian wilayah di Jakarta banjir. Wilayah Kemandor­an Pluis, Grogol Utara, Jakarta Barat, dilaporkan sempat mengalami kedalaman air mencapai 30 cm. Laporan TMC Polda Metro Jaya menyebutkan banjir juga terjadi di depan Kampus Universitas Trisakti, Grogol, dengan kedalaman air 20 cm hingga 80 cm. Namun, menjelang tengah hari genangan air itu dilaporkan sudah surut dan jalan tersebut sudah dapat dilalui kembali. (Ric/Ant/X-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya