Satria itu Muncul di Saat Banjir

(Gana Buana/J-3)
22/2/2017 04:24
Satria itu Muncul di Saat Banjir
(MI/GANA BUANA)

KOTA Bekasi sejak semalam diguyur hujan. Beberapa lokasi terendam air dengan ketinggian bervariasi. Warga banyak yang berduka lantaran sofa, piano, dan barang-barang koleksi mereka terendam air. Maklum, banjir kali ini menjangkau kawasan yang bukan langganan banjir. Di sela-sela kabar duka, terselip cerita bahagia dari pasangan suami istri Trisnawaty, 30, dan M Rizky, 29. Sebab, Muhammad Satria Mandala Putra, anak keduanya lahir dengan selamat di tengah kepungan banjir.

Trisnawaty melahirkan putra keduanya itu di Klinik Kalimaya, Jalan Kalimaya Raya, Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, sekitar pukul 06.05 WIB, selasa (21/2). “Ibu Trisnawaty sudah pulang, tadi sekitar pukul 14.00 dijemput keluargannya,” ungkap dr Ning, pemilik Klinik Kalimaya, ketika ditemui Media Indonesia, kemarin.
Ning menuturkan, pasangan suami istri tersebut datang ke klinik miliknya dini hari, sekitar pukul 03.00. Saat itu di sekitar permukimannya belum banjir, bahkan belum turun hujan. Selang beberapa saat kemudian, hujan deras turun selama kurang lebih 3,5 jam.

Selama membuka klinik lebih 10 tahun lalu, ungkap Ning, lingkungan di permukimannya belum pernah tergenang banjir. Apalagi posisi kliniknya dibuat lebih tinggi jika dibandingkan rumah-rumah di sekitarnya. Maka, dirinya pun aneh pada pukul 04.30 air mulai menggenangi jalan hingga masuk ke pemukiman warga. “Di sini sebetulnya jarang banget banjir. Meskipun lokasi permukiman kami berdekatan dengan Kompleks IKIP atau Bumi Nasio Indah. permukiman mereka banjir, di sini tidak. Makanya saya juga heran pagi ini tiba-tiba banjir,” ungkap Ning.

Kala kondisi banjir, Trisnawaty mengalami kontraksi seiring air masuk menggenangi kliniknya. Di dalam klinik ketinggian air mencapai 60 Cm, di luar klinik ketinggian air sudah mencapai lebih dari satu meter. Jadi tidak memungkinkan memindahkan Trisnawaty ke klinik lain. Dengan dibantu anaknya yang bidan, Ning membantu persalinan Trisnawaty. Beruntung saat proses persalinan tidak ada gangguan terjadi seperti pemadaman listrik. Sehingga proses persalinan normal berjalan lancar. “Alhamdulillah anaknya sehat, langsung diberi nama Muhammad Satria Mandala Putra,” imbuh Ning.

Dari pemantauan, banjir yang menggenangi Klinik Kalimaya dan sekitarnya berangsur surut sejak pukul 14.00. Warga dan pegawai Klinik Kalimaya mulai berbenah membersihkan lumpur dan sampah. Satu hal yang penting ialah meski dalam kondisi darurat, upaya menyelamatkan kehidupan harus terus dilakukan. (Gana Buana/J-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya