Normalisasi Terkendala, Jaksel Siapkan Opsi

Gnr/J-1
18/2/2017 09:48
Normalisasi Terkendala, Jaksel Siapkan Opsi
(Pekerja menyelesaikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Jakarta, pekan lalu. Normalisasi Sungai Ciliwung di wilayah Bukit Duri mengalami keterlambatan, karena terkendala masalah pembebasan lahan. -- ANTARA/Rivan Awal Lingga)

PEMERINTAH Kota Jakarta Selatan menyiapkan sejumlah opsi untuk menanggulangi banjir yang disebabkan luapan Sungai Krukut ketika curah hujan tinggi. Opsi itu disiapkan karena Pemprov DKI Jakarta masih belum bisa memulai normalisasi sungai karena mendapat penolak­an dari warga yang terkena p­enertiban.

Kepala Bidang Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Pemkot Jaksel Bambang Eko Prabowo mengatakan, dari opsi yang disiapkan, salah satunya ialah pengerukan dasar kali agar lebih dalam. Tujuannya ialah menambah daya tampung Kali Krukut supaya tidak lagi meluap dan menggenangi permukiman yang ada di sekitar bantaran sungai.

“Namun, opsi itu harus dibica­rakan lagi di rapat pimpinan yang sebelumnya sempat tertunda karena momen pilkada. Kami tidak ingin asal keruk saja, harus dengan perhitung­an. Karena takutnya nanti malah yang di bantaran kena imbasnya, misalnya saja tanahnya jadi ambles,” kata Bambang.

Terkait dengan pendataan bidang tanah yang akan terkena dampak proyek normali­sasi, Bambang mengungkapkan telah menerima data dari kelurahan dan kecamatan setempat. Dari hasil pendataan, terdapat sekitar 400 bidang tanah yang akan terkena dampak normalisasi, mulai Kelurahan Petogogan hingga Kemang.

Pemkot juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengenai rencana dimulainya normalisasi.

“Kalau untuk pengukuran, kan sudah ditandai sejak tahun lalu. Itu semua sudah selesai, mana yang masuk trase dan mana yang bukan,” terang Bambang.

Ia memprediksi proses normalisasi sungai baru bisa dimulai pada pertengahan tahun ini saat anggaran pendapatan dan belanja negara serta anggaran pendapatan dan belanja daerah bisa digunakan dengan optimal.

Saat ditemui pada kesempatan berbeda, Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan, pihaknya pun sedang menyiapkan surat permintaan penjelasan rencana normali­sasi Sungai Krukut kepada Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.

Sejauh ini, sebanyak 20 bidang tanah di Kecamatan Cipete Utara, Jakarta Selatan, yang masuk trase normalisasi sudah dibebaskan pada 2016. (Gnr/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya