Polisi Petakan TPS Rawan di Jakarta

Damar Iradat/MTVN
07/2/2017 14:19
Polisi Petakan TPS Rawan di Jakarta
(MI/Rommy Pujianto)

POLDA Metro Jaya tengah memetakan sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang dinilai rawan menjelang hari pencoblosan pada Pilkada DKI Jakarta 2017, 15 Februari mendatang.

"Sedang kita data, update. Jajaran Polres update yang rawan di mana, yang rawan nanti kita tambah, apa perlu pasukan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Kantor KPUD DKI Jakarta, Selasa, (7/2).

Kategori TPS rawan, kata Argo, antara lain yakni TPS yang dekat tempat ibadah dan kediaman calon. Karenanya, TPS-TPS dengan kategori seperti ini perlu pengamanan khusus.

Polisi menargetkan pendataan sejumlah TPS rawan itu rampung lima hari sebelum pemungutan suara. Sehingga, polisi bisa langsung mengantisipasi dengan menambah personel bila dibutuhkan.

Argo tidak merinci berapa personel yang akan dikerahkan untuk menjaga TPS yang dianggap rawan. Namun, untuk seluruh Jakarta, ada sekitar ribuan personel yang dikerahkan menjaga TPS.

"Setiap kegiatan TPS kita mengamankan. Ada linmas, polisi, dan saksi serta masyarakat. Kita juga ada beberapa TPS ada patroli untuk meng-cover TPS itu," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Argo juga mengimbau agar tidak ada pengerahan massa untuk mengawasi sejumlah TPS. Seperti diketahui, berbagai ormas sempat mengagendakan salat subuh berjamaah dan langsung menuju TPS untuk mengawasi jalannya pemungutan suara.

"Kalau salat subuh bersama tidak masalah. Tapi, TPS sudah ada yang mengawasi, ada saksi. Kita imbau untuk tidak melakukan itu," tegasnya.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya