Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menyatakan akan menyelidiki kasus beredarnya konten pornografi yang diduga Rizieq Shihab dan Firza Husein. Polisi menduga penyebar konten tersebut lebih dari satu orang.
Hingga Senin malam, polisi telah menerima laporan informasi dari tim cyber patrol dan laporan masyarakat terkait munculnya konten tersebut. Selanjutnya, penyidik akan mendalami ihwal kebenaran konten tersebut dan siapa yang menyebarkannya di dunia maya.
Untuk itu, segala hal yang berkaitan dengan konten tersebut akan diperiksa, mulai dari pembuat konten hingga penyebarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut bahwa pihaknya telah mengantongi informasi terkait akun-akun yang diduga menyebarkan konten-konten tersebut. Identifikasi polisi menunjukkan ada lebih dari satu orang yang menyebarkan konten tersebut.
Terkait penyelidikan, penyidik akan memanggil sejumlah saksi ahli. Di antaranya ialah ahli pidana, ahli bahasa, ahli digital forensik, serta ahli biologi forensik.
Selanjutnya, pihak terkait yakni Rizieq Shihab dan Firza Husein juga akan dikonfirmasi ihwal kebenaran konten tersebut. Pelaku bisa dikenakan UU nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi pasal 4 dan pasal 6 juncto UU ITE. "Kita akan buktikan konten itu asli atau tidak," ujar Argo.
Pada Minggu (29/1), media sosial dibuat gempar atas munculnya website berisi percakapan yang disebut sebagai Rizieq dan Firza melalui aplikasi WhatsApp. Muncul pula sejumlah foto tak senonoh yang diduga sebagai Firza. Selain itu, ada pula rekaman percakapan telepon yang diduga sebagai Firza dengan pembahasan menyangkut Rizieq.
Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi kemudiam mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin sore untuk melaporkan kasus ini. Ketua Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi, Jefri Azhar mengatakan laporan dibuat agar kepolisian segera membuktikan kebenaran dari konten tersebut. Pihak terlapor dari laporan ini sendiri masih dalam lidik.
"Kita belum tahu keterlibatan orang yang punya situs ini. Yang jelas kita melaporkan bahwa di situs itu ada foto porno dan chat WhatsApp yang tidak senonoh," ujarnya.
Dikonfirmasi soal peredaran konten itu, Juru Bicara FPI Slamet Maarif menyatakan penyebaran konten tersebut sebagai fitnah. Ia menegaskan pihaknya percaya kepada Rizieq seutuhnya.
Ia juga mengancam si penyebar konten untuk segera menyerahkan diri ke kepolisian. "Kita sedang selidiki secara seksama dan kumpulkan bukti-bukti," tegas Slamet.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved