Sylviana Dianggap Mengetahui Dugaan Korupsi Dana Bansos

Lukman Diah Sari
19/1/2017 10:26
Sylviana Dianggap Mengetahui Dugaan Korupsi Dana Bansos
(Sylviana Murni -- MI/Ramdani)

CALON wakil gubernur DKI nomor urut 1, Sylviana Murni kembali disebut lantaran diduga terkait dengan dana bantuan sosial Pemprov DKI di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Tahun Anggaran 2014/2015 dan kasus korupsi pembangunan masjid di Kantor Walikota Jakarta Pusat 2010.

Sylvi pun bakal diperiksa oleh penyidik Dittipikor Bareskrim Polri, esok, Jumat 20 Januari. Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, pemeriksaan Sylvi esok lantaran dianggap mengetahui perihal dugaan korupsi tersebut. "Yang jelas ini sebagai pihak yang mengetahui informasi berkaitan dengan itu. Ini penggalian keterangan dan informasi," jelas Boy di Lapangan Baharkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (19/1)

Boy mengatakan, untuk detail pemeriksaan esok, belum bisa disampaikan. Pasalnya kini, masih dalam tahap penyelidikan. Kehadiran Sylvi, kata mantan Kapolda Bante itu, sangat dibutuhkan lantaran untuk memberikan informasi kepada penyidik.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono menyebut, pihaknya masih melihat mekanisme yang dibuat Wali Kota Jakarta Pusat kala itu. "Sebagai atasan dari pelaksana, seperti apa mekanisme. Masih mekanisme. Kami lihat mekanismenya," kata Ari di Lapangan Baharkam Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/1)

Ari melanjutkan, dari mekanisme yang diselisik itu bisa ada dugaan kerugian dan spesifikasi. Selain itu, ada pula pekerjaan yang dibagi-bagi. "Biasanya satu paket pekerjaannya, tapi dalam pelaksanaannya spesifikasinya berbeda dalam artian turun?," bebernya.

Hingga kini, kata jenderal bintang tiga itu, audit nilai kerugian negara dari pembangunan masjid tersebut masih ditelusur. "Ya BPK," singkat dia.

Diketahui, nama calon wakil gubernur DKI nomor urut 1 itu terseret dalam kasus dugaan korupsi pembangunan masjid tersebut yang dibangun era Gubernur Fauzi Bowo itu, dilakukan pada awal Juni 2010 dan rampung pada akhir Desember 2010.

Selain itu, Sylviana Murni pun baru-baru ini terseret lagi dalam kasus dugaan korupsi. Baru-baru ini, nama Sylvi muncul dalam undangan pemeriksaan Bareskrim Polri terkait dugaan kasus dana bantuan sosial Pemprov DKI di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Tahun Anggaran 2014/2015. Rencananya, Sylvi bakal diperiksa esok, Jumat, 20 Januari, di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, pukul 09.00 WiB.(MTVN/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya