Gara-gara Warisan Adik Kandung Dibunuh

Deny Irwanto
17/1/2017 11:09
Gara-gara Warisan Adik Kandung Dibunuh
(ANTARA/OKY LUKMANSYAH)

KASUS pembunuhan yang menimpa Murniati, 22, di Jalan Makmur, RT003/003, No. 23, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, dipastikan berlatar belakang warisan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengatakan kepastian didapat penyidik setelah melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap pelaku yang merupakan kakak kandung Muniarti berinisial AR, 31. "Dipastikan motif pembunuhan karena masalah warisan," kata Sapta, Selasa (17/1).

Dijelaskan, AR sebelumnya tidak pernah berencana menghabisi mahasiswi yang tercatat di Universitas Muhamadiyah Jakarta tersebut. AR spontan menghabisi nyawa adiknya setelah sebelumnya terlibat cekcok di rumah korban pada Selasa (10/1) dini hari.

Atas perbuatannya tersebut, kini AR masih mendekam di ruang tahanan Mapolres Metro Jakarta Timur. Sapta menjelaskan, AR dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. "Ancaman penjara 15 tahun," ujarnya.

Murniati ditemukan meninggal di rumahnya. Sebelum korban ditemukan, tetangga korban, Nelawati, sempat mendengar ada kegaduhan dari tempat tinggal korban. Kegaduhan itu diketahui terjadi Selasa sekitar pukul 02.00 WIB.

Nelawati memberi tahu suaminya, Paul, soal suara benturan di tembok dan suara seseorang mengatakan 'silakan ambil apa saja yang ada'. Paul kemudian mendengarkan suara dari pintu belakang dan menguhubungi rekannya lantaran tak berani masuk rumah korban sendiri.

Tak lama rekan Paul datang, ibu korban, Pong, juga tiba di rumah. Mereka membuka pintu yang terkunci dari dalam. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dalam keadaan telentang.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP dan menemukan korban mengalami luka lebam di pelipis kiri. Luka itu diduga akibat benturan. Tak hanya itu, korban juga mengalami luka robek di bibir kanan, diduga bekas bekapan bantal.(MTVN/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya