Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SURYADI, 45, warga Kelurahan Gandaria Selatan yang sehari-harinya menjadi pedagang di Pasar Blok A, Jakarta Selatan, menyebut dirinya luluh begitu mengetahui harga appraisal pembebasan lahan bangunan rumahnya untuk proyek moda raya terpadu (MRT). Ia pun rela menjual tanah dan rumah miliknya seluas 21 meter persegi itu dengan harga yang ditawarkan pemerintah.
"Alhamdulillah harganya sudah naik dari sebelumnya. Maka itu saya pun sudah tidak ingin lama-lama menahan proyek ini. Dari dulu kami ingin harga yang pantas," ujarnya. Untuk mengetahui besaran harga ganti untung lahan miliknya, ia mengaku mendatangi langsung Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Administrasi Jakarta Selatan pekan lalu. Suryadi awalnya tak mau melepas lahan miliknya karena letaknya yang sangat dekat dengan tempatnya berdagang.
Apalagi harga yang ditawarkan sebelumnya dinilainya masih rendah. Hal itu disebabkan, jika rumah itu dijual, ia dituntut untuk segera membeli rumah baru bagi tempat keluarganya bernaung. "Saya juga harus memperhitungkan ongkos saya untuk berdagang di Pasar Blok A. Selama ini kalau ke pasar enggak perlu mengeluarkan ongkos," ujarnya. Setelah berpikir keras, ia akhirnya rela melepas lahan miliknya.
Menurutnya, jika tak sekarang dilepasnya, harga tanah atau rumah baru yang harus dibelinya kelak pasti juga merangkak naik. "Justru makin ditunda beli tanahnya, harga tanah itu justru makin mahal," tuturnya. Suryadi mengaku tak ada aparat pemerintah yang coba memengaruhinya untuk melepas tanah. Ia justru mengapresiasi cara Pemkot Jaksel yang terbuka dalam bermediasi dengan warga.
"Saya senang, Pak Wali Kota dan pejabat lain turun langsung bertemu warga untuk kasih tahu proyek ini. Saya tidak pernah merasa ada yang menekan," ujarnya. Saat ditemui di kesempatan terpisah, Endang, 55, warga Kelurahan Cipete Selatan, menyebut dirinya pun menerima harga appraisal yang ditawarkan Pemprov DKI. Endang pun berharap proses pembayaran bisa dilakukan secepatnya agar ia bisa secepatnya pindah. "Enggak mau lama-lama juga sih di sini. Ada suara bising proyek," tuturnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved