POROS Maritim Dunia yang digadang-gadang pemerintahan Jokowi-JK belum terlihat realisasinya. Dalam satu tahun pertama ini, belum ada satupun capaian yang mengarah kepada pembangunan maritim tersebut. Penilaian ini dikemukakan pengamat maritim, Dr. Y. Paonganan. Menurutnya, konsep poros maritim dan tol laut belum jelas. Bahkan, defenisi dari maritim jokowi saat ini belumlah nampak dalam implementasi maupun kebijakan-kebijakan yang sudah berlangsung selama setahun, justru malah membingungkan.
"Menteri Susi, hanya sekedar pencitraan menenggelamkan puluhan perahu kayu dengan alasan memberantas illegal fishing," bebernya. Justru lanjut Ongen, sapaan Dr Y Paonganan, kebijakan moratorium perijinan kapal penangkap ikan telah lahirkan PHK ribuan orang, dan sampai saat ini konsep moratorium itu belum ada ujung pangkalnya.
"Kemiskinan nelayan tradisional malah kian meningkat dengan naiknya harga BBM, daya beli nelayan kian terpuruk. Tak sedikit dari mereka alih profesi jadi pemulung dan sebagainya," tegasnya. Bahkan pergantian Menko Maritim pun tidak ada gunanya, seperti Menko Maritim, Rizal Ramli seakan kehilangan intelektualitasnya, kerjanya hanya kepret sana kepret sini tak ada hasil. Hal yang sama juga terlihat dari kinerja Menteri Perhubungan. "Jonan malah sibuk mengumbar atribut militer seakan kementerian perhubungan adalah institusi militer. Apa yang dia benahi setahun ini," ungkap Ongen.