WALI Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta generasi muda menyeimbangkan dunia maya (media sosial/medsos) dan nyata. Lebih baik mengutamakan dunia nyata daripada menghabiskan waktu di media sosial. Permintaan itu disampaikan Bima saat menjadi narasumber dalam diskusi bertema Hati-hati dengan media sosial: Tantangan dan peluangnya untuk Kota Bogor di Bogor Green Room, Balai Kota Bogor, kemarin. Wali kota mengaku melarang kedua anaknya terlalu sering bermain dengan gadget.
Anak-anak harus lebih banyak bermain di lapangan dengan teman-temannya ketimbang bermain di kamar dengan gadget. Pemkot, lanjutnya, pada akhir 2015 ini akan menyelesaikan delapan taman baru di Bogor. "Taman sarana untuk berinteraksi, medsos boleh demi kemajuan Kota Bogor. Posting silakan asalkan membantu orang lain," pesan Bima Arya. Pengamat medsos Hariqo Wibawa Satria mengatakan sekarang situasi berubah, dulu masyarakat hanya memakan konten yang dihidangkan media, sekarang setiap orang sudah bisa menghidangkan konten.