Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI Bela Islam III pada 2 Desember atau 212 yang berlangsung di lapangan silang Monas berlangsung tertib dan damai.
Kondisi Monas sebagai pusat kegiatan terlihat rapi seusai berjalannya aksi yang diikuti sekitar dua juta orang.
Kesigapan Pemprov DKI, Polri, TNI, dan peserta aksi perlu diapresiasi.
Tak ada taman rusak, sampah pun hilang tak sampai satu jam. Bisa disebut taman nyaris tak tersentuh peserta aksi.
Tak ada yang duduk, menginjak dan bahkan berjalan melintasi taman-taman indah itu.
Paserta aksi saling mengingatkan agar tidak masuk ke area taman.
"Jangan ada yang masuk ke taman, jangan membuat citra kita jelek," teriak seorang peserta aksi mengingatkan peserta lain, Jumat (2/12).
Alhasil, kerja petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) lebih ringan.
Mereka menyebar di setiap sudut, baik dalam maupun luar Monas.
Tugas mereka terbantu oleh para relawan aksi yang tak kalah sigap dengan membantu mengangkut sampah ke dalam plastik hitam.
"Ada 250 meter kubik atau setara dengan 92 ton sampah di dalam lingkungan Monas. Sesuai perintah Plt (Gubernur DKI) langsung dibersihkan," kata Kasudin Kebersihan Jakarta Pusat, Marsigit.
Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun sama sigapnya.
Mereka terlihat sibuk menolong peserta aksi yang sakit.
Total ada 500 personel diterjunkan yang disebar ke 17 posko kesehatan. Disiapkan 31 unit mobil ambulans yang tersebar baik di dalam maupun luar Monas.
Tercatat ada 156 peserta aksi yang mengalami gangguan kesehatan. Rata-rata merek mengalami gangguan hipotermia akibat diguyur hujan saat aksi berlangsung.
Kesigapan pun ditunjukan petugas Damkar dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI jakarta.
Mereka menyiapkan 23 unit mobil pemadam kebakaran yang dimodifikasi untuk mengambil wudu peserta aksi.
Setiap unit mobil dimodif dengan menaruh tujuh keran air.
Kehadirannya disambut baik peserta aksi karena terbantu mengambil wudu untuk melakukan salat Jumat.
Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengapresiasi berlangsungnya aksi tersebut.
"Kami menyampaikan apresiasi yg tinggi kepada para peserta. Tidak ada yang merusak, tidak ada yang melakukan aksi kekerasan dan kami sangat menghargai itu," ujar Tito.
Di area aksi, tidak hanya ada relawan yang memberikan makanan atau minuman gratis.
Di sudut lain, ada relawan yang menamakan diri pasukan colok listrik.
Mereka menyediakan 70 colokan listrik yang bersumber dari genset untuk men-charge ponsel peserta aksi.
Relawan pijat juga menyediakan jasanya.
Peserta aksi yang kelelahan bisa dipijat tanpa membayar di sana. (Akmal Fauzi/Deni Arianto/J-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved