Basuki tak Hadir, Warga Ikuti Tausiah di Rumah Lembang

Selamat Saragih
02/12/2016 18:04
Basuki tak Hadir, Warga Ikuti Tausiah di Rumah Lembang
(MI/Adam Dwi)

SEJUMLAH warga tetap berdatangan ke Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, untuk mendukung dan mendoakan calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok sendiri tidak jadi hadir di Rumah Lembang pada Jumat (2/12) pagi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kampanye Rumah Rakyat di Rumah Lembang diisi tausiah dan doa dibawakan KH M Nukman Basori (Gus Nukman), pengurus Baitul Muslimin Indonesia.

Dalam tausiyahnya Gus Nukman menjelaskan, mengenai pemimpin daerah dan negara. "Kita harus bisa membedakan yang kita angkat itu pemimpin eksekutif, bukan pemimpin umat. Hal ini harus tidak dipertentangkan lagi dengan pendapat kita yang berbeda. Kita kembalikan saja semua itu kepada Allah SWT."

Menurut dia, pemimpin keagamaan tentu berbeda dengan pemimpin eksekutif, apalagi seperti Pilkada ini.

Sementara itu, Ahok menyampaikan pesan singkatnya via Whatsapp yang dibacakan Clara Tampubolon, Media Relations Tim Pemenangan Basuki-Djarot.

“Selamat pagi semuanya. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. Dan kedatangan di Lembang. Saya mohon maaf tidak bisa tiba di sana, karena kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan untuk ke Lembang tepat waktu. Saya pergunakan waktu yang ada di rumah untuk menandatangani buku-buku yang mau dijual relawan untuk keperluan kampanye patungan dengan rakyat. Harap maklum dan terima kasih."

Saat ini, setiap hari di Rumah Lembang ada sekitar 1.000-1.300 warga yang datang untuk bertemu Ahok dan Djarot dan mengadukan masalah pelayanan publik, menyampaikan dukungan, doa dan berfoto bersama.

Hingga hari ke 15 kegiatan Kampanye Rakyat di Rumah Lembang, tim penggalangan dana kampanye patungan telah mengumpulkan senilai Rp659.625.888 sejak 16 November 2016 dan sudah dihadiri sebanyak 12.000-an warga Jakarta dan sekitarnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya