Salah Input, THB Luput

Deni Aryanto/J-3
10/10/2015 00:00
Salah Input, THB Luput
(MI/RAMDANI)
KEKESALAN Adi sulit ditutup-tutupi, wajahnya memerah saat warga Grand Depok City itu tidak bisa tap out (keluar) dari gerbang Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat.

Kartu tiket harian berjaminan (THB) kereta commuter line-nya tidak bisa digunakan.

"Ini kejadian kedua kalinya, padahal saya sudah bilang di loket beli sesuai tujuan. Ini gimana sih?" ujar karyawan swasta nasional itu kesal kepada petugas keamanan di sana.

Adi menceritakan, dia menempuh perjalanan dari Stasiun Duri ke Gondangdia.

Di stasiun Duri, dia bilang ke petugas loket akan ke Gondangdia.

Rupanya, petugas stasiun hanya menginput perjalanan ke Stasiun Cikini. Oleh sebab itu, Adi harus mengalami masalah saat hendak keluar.

"Petugas di Stasiun Gondangdia tidak mau tahu, sehingga akhirnya mereka mengambil tiket (THB) yang ada. Padahal, waktu beli tiket saya bilang mau ke Gondangdia. Hilanglah Rp11 ribu jaminan THB-nya," ceritanya.

Masalah kedua dialami saat bersama istri dan anaknya pulang dari Stasiun Gondangdia.

Tiket yang dipesannya untuk perjalanan ke Stasiun Depok Lama ternyata hanya diinput sampai Stasiun Depok Baru.

Lagi-lagi, THB yang telah dibayarkannya kembali lenyap begitu saja.

Atas kejadian itu, petugas stasiun tujuan hanya menanggapi enteng dan mempersilahkan Adi untuk menegur petugas di stasiun asal.

"Petugas di Stasiun Depok malah bilang seharusnya protes ke Stasiun Gondangdia. Sebenarnya bukan masalah kerugian uang saja, tapi paling disayangkan kenapa transaksi yang sudah tersistem ini masih sering ada kesalahan juga. Jadi kan penumpang rugi materi dan waktu untuk mengurusnya," ujarnya ketus.

Saat menanggapi hal itu, Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Adli Hakim Nasution menyarankan agar penumpang mengecek silang masalah yang dijumpai ke bagian staf stasiun, sebab kesalahan kerja petugas pasti terjadi.

"Kalau bisa, struk pembelian tiket jangan dibuang. Nanti tinggal dicek saja ke staf stasiun. Apabila kesalahan ada pada kami, pastinya tak ada sanksi yang membebani penumpang," kilahnya.

Imbauan itu, jelas Adli, sekaligus untuk mengevaluasi pihak KCJ.

Petugas di tiap stasiun diwajibkan mengarahkan penumpang yang menemui masalah ke staf stasiun saat keluar.

"Jangan diselesaikan oleh petugas keamanan, permasalahannya kan tidak jelas, sebenarnya kesalahan ada di mana," ungkapnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya