Ibu Kota Dinilai Tangguh Bencana

Putri Anisa Yuliani
30/11/2016 17:30
Ibu Kota Dinilai Tangguh Bencana
(ANTARA)

DEPUTI Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wisnu Wijaya menilai Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu daerah yang tangguh bencana.

Dalam arti pemerintah telah mencapai kondisi kemandirian dalam menghadapi bencana. Selain itu, segala yang dibutuhkan dalam manajeman bencana, mulai dari koordinasi peringatan dini hingga sistem respon tanggap darurat sudah cepat dan terstruktur.

Namun demikian, Wisnu menambahkan, Pemprov DKI Jakarta tetap harus memperhatikan dan mengevaluasi terus-menerus dua sektor yakni pencegahan dan respon penanggulangan.

"DKI sudah bagus. Tapi ingat, jika responnya bagus tapi di pencegahan kurang, tim respon akan berat. Maka pencegahan harus bagus sehingga pekerjaan tim respon akan ringan. Tim respon penting harus bagus agar masyarakat tetap terkondisi meski ada bencana," tutur Wisnu sesuai menjadi pembicara dalam Pelatihan Sistem Komando Tanggap Darurat (SKTD) di Balai Kota DKI, Rabu (30/11).

Ia melanjutkan, metode Incident Command System (ICS) yang diadopsi dari Amerika Serikat juga telah berjalan baik di DKI. DKI dinilai sebagai provinsi yang siap menjalankan sistem komando tersebut dengan merintis komando tanpa memandang hierarki.

"Dalam ICS murni yang diterapkan di AS, bukan seaeorang yang berpangkat tinggi yang dijadikan pemegang komando saat bencana, melainkan seseorang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang bencana dan kondisi lapangan. Tapi di Indonesia belum bisa," kata Wisnu.

Meski demikian, Wisnu melanjutkan, DKI telah membuat terobosan dengan adanya kebijakan penunjukan lurah sebagai supervisor komando jika terdapat bencana yang terjadi dalam skala kecil. Kebijakan dengan menempatkan komando di titik terujung itu dinilai bisa mendapatkan hasil maksimal dalam menerapkan ICS untuk menanggulangi bencana. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya