Cerianya Anak-Anak Berkeliling Jakarta

Yanurisa Ananta/Gana Buana/J-4
28/11/2016 02:51
Cerianya Anak-Anak Berkeliling Jakarta
(MI/Galih Pradipta)

RIUH rendah suara puluhan bocah mendadak ramai di depan pendopo Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, kemarin.

Suara bocah-bocah itu kemudian berganti teriakan gaduh saat mereka mulai berebut kursi dan memilih teman duduk di sebelahnya.

Sekitar 150 anak di lingkungan 10 ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Ibu Kota itu tampak antusias dan menikmati wisata keliling Jakarta.

Mereka tiba di Balai Kota yang menjadi tujuan awal pada pukul 08.00 WIB.

Tidak hanya anak-anak, puluhan warga lanjut usia juga ikut dalam kegiatan wisata itu.

Para tamu di Balai Kota itu disuguhi film Lenong Rumpi yang diputarkan di Balai Agung.

Sesekali gelak tawa para tamu memenuhi ruangan menikmati jalan cerita dari film yang diputar.

Sofie, 7, menjadi salah satu peserta yang antusias mengikuti perjalanan wisata itu.

Ia rela bangun lebih awal di akhir pekan karena khawatir ditinggal bus sekolah yang disediakan PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) di RPTRA Ciganjur, di Jalan Pasir, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa.

"Tadi bangun pagi-pagi karena harus berangkat jam 6.00 dari rumah. Sampai-sampai belum sempat sarapan," kata Sofie.

Selain diajak menonton film, para pengunjung boleh mengabadikan foto di dalam gedung tempat kerja gubernur DKI Jakarta itu.

Bahkan, dinding yang terpasang rangkaian foto gubernur terdahulu pun menjadi spot favorit pengunjung.

Puas berkeliling Balai Kota, bus tingkat pariwisata sudah menanti di depan halte untuk mengantarkan mereka mengunjungi Monumen Nasional dan Kota Tua.

Haikal, 8, pengunjung lainnya, mengaku senang bisa berjalan-jalan dengan naik bus tingkat pariwisata.

Sepanjang perjalanan matanya tak lepas dari jendela, memerhatikan satu gedung dan gedung lainnya yang dilewati.

"Saya senang bisa jalan-jalan naik bus tingkat sama teman-teman," katanya.

Direktur Umum PT Trans-Jakarta Budi Kaliwono mengatakan, setiap akhir pekan, anak-anak dan lansia dari berbagai RPTRA akan berwisata keliling Jakarta menggunakan bus sekolah dan bus tingkat wisata.

Setiap akhir pekan ada 10 RPTRA yang menjadi target.

"Kegiatan ini sudah dimulai beberapa minggu lalu. Sekarang kami sudah dapat polanya dan akan koordinasi dengan UP Angkutan Bus Sekolah," kata Budi.

Saat ini baru ada sekitar 15 unit bus pariwisata yang bisa melayani anak-anak dan lansia berkeliling Jakarta.

Dalam waktu dekat, kata Budi, pihaknya berencana menambah jumlah bus pariwisata menjadi 25 unit.

Ia menambahkan, rute wisata bisa saja berubah.

Sehingga anak-anak tidak melulu berputar di sekitaran Monas dan Kota Tua.

Namun, hal itu masih akan dibahas mengingat tidak semua tempat bisa dilewati bus tingkat pariwisata.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya