Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FRONT Pembela Islam (FPI) memastikan tidak bakal membawa massa saat gelar perkara gelar perkara kasus dugaan penistaan agama Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama di Mabes Polri, besok, Selasa (15/11).
"Enggak dong, besok kan gelar perkara, bukan demo," kata Panglima FPI, Munarman, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (14/11).
Munarman mengatakan hanya sejumlah orang yang memang punya kapabilitas yang bakal hadir dalam gelar perkara. Karena itu FPI tidak menginstruksikan khusus kepada anggotanya untuk hadir saat gelar perkara.
Meski demikian, hari ini, tim advokasi FPI tetap berkumpul di Petamburan untuk melakukan rapat internal membahas persiapan gelar perkara. Namun Munarman belum mau komentar soal teknis persiapan gelar perkara dari pihaknya.
Terkait hasil penyelidikan polisi dalam kasus Ahok, Munarman juga belum mau berandai-andai. Dia hanya menyebut dengan nada pesimistis, ada kecenderungan penegak hukum bakal meloloskan Ahok dari jerat hukum.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan sejumlah pihak bakal diundang untuk menyaksikan jalannya gelar perkara. Mereka yang diundang yaitu pelapor, terlapor, dan saksi ahli.
"Saksi ahli dari penyidik juga dihadirkan," ucap Tito.
Guna melakukan pengawasan, Polri juga mengundang Ombudsman, Kompolnas, dan Komisi III DPR. Mereka sekaligus menjadi saksi bahwa polisi bekerja profesional. (MTVN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved