Lelang Awal 12 Proyek di DKI Ditunda

02/11/2016 04:30
Lelang Awal 12 Proyek di DKI Ditunda
(ANTARA)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan menunda lelang awal atau lelang konsolidasi 12 paket yang dijalankan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono mengatakan penundaan lelang dilakukan karena kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) belum direvisi. Sesuai saran DPRD, pemprov akan melanjutkan lelang setelah KUA-PPAS direvisi agar barang atau jasa yang dilelang jelas, lengkap dengan plafon anggarannya.

"Proses lelang konsolidasi lebih awal bisa dihentikan dulu sambil menunggu KUA-PPAS untuk menghormati kesepakatan bersama DPRD," katanya di Balai Kota DKI, Selasa (1/11).

Paket proyek yang lelangnya dihentikan bernilai Rp4,37 triliun. Proyek itu antara lain pembangunan Sky Hospital RSUD Tarakan, 2 paket menajemen konstruksi sekolah, 4 paket manajemen konstruksi pembangunan rusun, 4 paket pembangunan fisik rusun, dan manajemen konstruksi ruang publik terpadu ramah anak oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Provinsi DKI. Untuk lelang jasa manajemen konstruksi Sky Hospital RSUD Tarakan senilai Rp4,52 miliar sudah ada pemenangnya. (Aya/J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya