Ajak Warga Basmi Tikus, Pemprov DKI Beri Imbalan

Intan Fauzi
19/10/2016 11:50
Ajak Warga Basmi Tikus, Pemprov DKI Beri Imbalan
(ANTARA)

PEMPROV DKI Jakarta mewacanakan gerakan basmi tikus (GBT) di setiap kelurahan. Siapa saja yang dapat menangkap tikus akan mendapat upah Rp20 ribu per ekor.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ide GBT muncul dari wakilnya, Djarot Saiful Hidayat. Selain karena khawatir penyakit yang dibawa tikus dapat menular pada manusia, populasi tikus memang semakin banyak.

"Terlalu banyak tikus. Karena dari sisi kesehatan, air kencing tikus segala macam kan membuat orang sakit," kata Basuki alias Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (19/10).

Dari sisi medis, ada beberapa penyakit yang dibawa atau disebabkan oleh tikus. Di antaranya leptospirosis, pes, salmonella enterica rarovar typhimurium, rat bite fever (RBF), dan hantavirus pulmonary syndrome (HPS).

Namun, Ahok menegaskan, GBT hanya akan dilakukan sekali atau dua kali saja. Ia khawatir bila keterusan GBT malah dimanfaatkan warga untuk cari untung.

"Kalau itu dilakukan pun hanya sekali, kalau terus menerus nanti orang malah beranakin tikus nanti, nanti jualan tikus," ungkap Ahok.

Sebelumnya, Djarot meminta lurah di Jakarta untuk mengkampanyekan GBT. Djarot menjanjikan warga yang dapat menangkap tikus diberi upah Rp20 ribu per ekor. "Nanti lurah yang hitung. Dapat berapa kami bayar," kata Djarot, Selasa (18/10). (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya