Tersinggung, Aparat Keroyok Wartawan

Deni Aryanto
08/10/2016 09:47
Tersinggung, Aparat Keroyok Wartawan
(Ilustrasi---MI/Ramdani)

SALAH satu kontributor televisi swasta menjadi korban pengeroyokan polisi, kemarin (Jumat, 7/10). Berdasarkan informasi, aksi brutal petugas dipicu masalah sepele.

Saiful Anwar, 26, dikeroyok polisi saat hendak menuju kawasan Cempaka Putih dari arah Menteng, Jakarta Pusat. Saat berada di perempatan bawah jalan layang Pasar Senen, setang sepeda motornya menyenggol tangan salah satu polisi lalu lintas yang tengah mengatur lalu lintas. Ia tak menghentikan sepeda motornya karena saat itu lampu pengatur lalu lintas menyala hijau.

"Saya akui sedang terburu-buru karena mau liputan di Cempaka Putih. Setang motor saya menyenggol tangannya saja (pelaku)," terang Saiful. Ia tak menyangka insiden itu bakal berlanjut.

Rupanya polisi itu mengejar dan menyuruhnya berhenti. Tanpa <>ba-bi-bu, pukulan langsung dihujankan polisi itu ke wajah Saiful.

Belum selesai di situ, datang beberapa polisi lain yang menggunakan sebuah mobil dinas. Mereka membantu rekan mereka sesama polisi untuk menghujani Saiful pukulan dan tendangan.

Teriakan minta ampun tak dihiraukan para polisi itu. "Saya lalu ditodong pistol. Kemudian, saya diborgol dan dipukuli lagi serta diancam ditembak kaki saya sambil mengarahkan pistol ke arah kaki," kata Saiful.

Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Komisaris Suyatno menjelaskan pihaknya belum mengetahui secara pasti kejadian itu.

"Siapa pelakunya belum tahu. Masalahnya tidak ada laporan. Nanti kalau kasih penjelasan malah salah," ujarnya.(DA/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya