Pasukan Ungu Antar Nenek Anah Pulang

Putri Anisa Yuliani
08/10/2016 09:43
Pasukan Ungu Antar Nenek Anah Pulang
()

NENEK Anah yang berusia sekitar 70 tahun, terlihat kebingungan saat berjalan sendirian di kawasan Karet Bivak, Tanah Abang pada Selasa (27/9). Beberapa petugas berseragam ungu kemudian menghampiri si nenek yang linglung itu.

Petugas berseragam ungu atau yang dikenal sebagai pasukan ungu bentukan Pemerintah Provinsi DKI itu berniat mengantarkan Nenek Anah pulang ke rumahnya. Namun, ternyata tidak mudah untuk mengetahui di mana keluarga Nenek Anah berada.

Karena diindikasi menderita demensia, Nenek Anah memberi penjelasan berubah-ubah saat diajak berbincang oleh petugas.

Perlu kesabaran sampai akhirnya ingatan perempuan tua itu pulih. Si nenek akhirnya bisa mengingat bahwa ia memiliki tiga anak dan dengan lancar menyebutkan alamat rumahnya.

"Karena sudah mendapatkan informasi yang sudah tidak berubah-ubah, kami antar Nenek Anah ke rumahnya dengan sepeda motor. Ia tinggal di Jalan Jati Bunder RT 12/12," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Dewi saat ditemui Kamis (6/10).

Pasukan ungu ialah petugas pelayanan, pengawasan, dan pengendalian sosial (P3S) yang berasal dari Dinas Sosial DKI. Tugas mereka mengawasi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Ibu Kota, terutama para lanjut usia dan anak-anak.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, petugas tersebut sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun agar lebih mudah dikenali masyarakat, Dinas Sosial pun memberikan seragam khusus yakni kemeja berwarna ungu dari sebelumnya berwarna abu-abu.

"Kan biar orang lebih paham. Jadi kalau melihat orang tua telantar langsung cari pasukan ungu," kata Ahok di Jakarta, kemarin (Jumat, 7/10).

Fasilitas yang diberikan kepada pasukan ungu pun tidak berbeda dengan PHL dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, seperti gaji sebesar Rp3,1 juta, keanggotan BPJS ketenagakerjaan, dan BPJS kesehatan.

Adapun kegiatan yang mereka lakukan setiap hari ialah memantau titik-titik rawan PMKS di seluruh wilayah Ibu Kota. Tidak hanya itu, pasukan ungu juga berkeliling dan memantau aduan warga melalui aplikasi Qlue.

Apabila menemukan warga yang telantar, baik para lanjut usia maupun anak-anak, pasukan ungu akan langsung membawanya ke panti milik Dinas Sosial. Tidak hanya itu, pasukan ungu juga akan berupaya mempertemukan lansia yang tersesat dengan keluarganya.

Keberadaan pasukan ungu ini melengkapi pasukan lain yang sudah hadir sebelumnya untuk menjangkau warga yang kesusahan.

Sebelumnya sudah ada pasukan oranye dari Dinas Kebersihan yang cekatan membersihkan Ibu Kota dan pasukan biru dari Dinas Tata Air yang bertugas membersihkan genangan.(J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya