Waduk Pengendali Banjir Jakarta Akhirnya Dibangun

MI
07/10/2016 10:12
Waduk Pengendali Banjir Jakarta Akhirnya Dibangun
(Waduk Ciawi---ANTARA/Paramayuda)

PEMERINTAH Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memastikan pembangunan dua waduk di wilayah hulu untuk pengendali banjir di Jakarta sudah bisa dimulai bulan depan.

Kepastian pembangunan dua waduk, yakni Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi, itu didapat setelah pemerintah setempat menerbitkan perda rencana tata ruang wilayah (RTRW) untuk proyek Waduk Sukamahi. Pembangunan dua waduk yang sedianya dimulai sejak 2015 itu molor karena Waduk Sukamahi belum berpayung hukum perda RTRW.

"RTRW yang selama ini jadi salah satu penghambatnya sudah ada dan selesai. DPRD Kabupaten Bogor sudah mengesahkan Perda RTRW Kabupaten Bogor 2015-2035," terang Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah kepada wartawan, kemarin (Kamis, 6/10).

Rencana pembangunan dua waduk seluas 150 hektare itu sudah digagas sejak Januari 2014 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu Joko Widodo dan langsung disetujui Gubernur Jawa Barat. Namun, realisasinya terkendala oleh belum adanya perda RTRW untuk Waduk Sukamahi, sedangkan Waduk Ciawi sudah dalam proses lelang.

Lamanya penerbitan perda RTRW itu, sambung Syarifah, juga disebabkan mesti diselaraskan dengan rencana pemerintah pusat yang juga akan membangun dua waduk lagi.

"Seiring dengan rencana pemerintah pusat yang akan membangun waduk di kawasan Megamendung dan Cisarua, kita ubah perda RTRW yang lama," terangnya.

Perubahan RTRW, ujarnya, juga karena akan ada sejumlah proyek pembangunan yang sifatnya lintas regional.

"Selama ini ada beberapa proyek tidak bisa terlaksana karena terbentur aturan RTRW. Dengan RTRW 2015-2035, segala penataan ruang diatur," terangnya.

Proses lelang
Kepala Pelaksana Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakayat (PU-Pera) Bastari menambahkan perda RTRW untuk Waduk Sukamahi tersebut menjadi dasar dimulainya proses lelang.

"Berdasarkan jadwal perencanaan, pembangunan Waduk Ciawi akan dimulai pertengahan November dan Waduk Sukamahi awal Desember. Sebentar lagi lelang selesai," kata Bastari, kemarin.

Di November dan Desember itu, sambungnya, proyek yang dibangun pertama kali ialah pembangunan jalan untuk menjadi akses pembuatan waduk.

Berdasarkan perencanaan yang dibuat BBWSCC, kedua waduk itu diperkirakan memakan biaya sekitar Rp1,6 triliun dengan model tahun jamak hingga 2019, yang diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pos anggaran Kementerian PU-Pera.

Melalui pembangunan dua waduk itu, debit air di kawasan hulu akan sangat berkurang sehingga akan mengurangi debit air sungai yang masuk Jakarta. (DD/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya