Layani Masyarakat, Polantas Diminta Kedepankan Prometer

RO
24/9/2016 20:50
Layani Masyarakat, Polantas Diminta Kedepankan Prometer
(Dok.Korlantas)

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian meminta Polisi Lalu Lintas (Polantas) mengedepankan kinerja yang profesional, modern, dan terpercaya (Prometer) dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Menurut Kapolri, hal ini terkait dengan posisi polantas sebagai cermin Polri yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat.

"Penerapan prometer diharapkan dioptimalkan dari hulu ke hilir dengan target utama melayani masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis dan tegas," kata Jenderal Tito, dalam Syukuran Peringatan HUT ke-61 Polantas Nasional, di Jakarta Convention Center, Kamis (22/9)

Hadir dalam syukuran HUT Polantas ini antara lain Kakorlantas Irjen Pol Agung Budi Marwoto, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Irjen Pol Puji Hartanto, Komisaris Jasa Marga Irjen (Purn) Sulistyo Ishak, dan Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Syamsul Bahri.

Ulang tahun lalu lintas ke 61 tahun ini mengangkat tema 'September Ramah' yang artinya bagaimana polisi bisa melayani masyarakat dengan lebih ramah lagi dan humanis baik di jalan maupun di loket-loket pelayanan.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Korlantas Polri, Irjen Agung Budi Maryoto juga mengimbau agar jajarannya di seluruh Indonesia mengintrospeksi diri atas kekurangan yanag ada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kakorlantas juga meminta maaf kalau ada pelayanan tahun sebelumnya yang masih dirasakan kurang dan belum maksimal dan itu akan menjadi tanggung jawabnya.

"Polantas yang melakukan pelanggaran akan kita berikan punishment dan yang melayani dengan prestasi kita berikan reward," kata dia.

Dia menjelaskan, perayaan ulang tahun ke-61 ini lebih menitikberatkan pada kegiatan bakti sosial seperti mengunjungi panti-panti jompo, panti asuhan, hingga menggelar sunatan massal, dan donor darah.

Selain itu, di tingkat Polda Metro Jaya yang menaungi Jakarta dan sekitarnya, dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan yang diawali dengan konferensi pers, seminar pendidikan, forum diskusi bisnis, dan festival hut lalu lintas di CFD Jalan Imam Bonjol, Jakarta pada 18 September 2016.

"HUT Lalu Lintas di tahun ini memang sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini kami dibantu oleh pemerhati lingkungan pendidikan dan lalulintas. Adapun HUT Lalu Lintas tahun ini dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan berlalulintas jalan," ujar Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Syamsul Bahri.

Head Project rangkaian kegiatan tersebut, Martha D Silalahi, mengatakan, berbicara tentang etika berlalu lintas tidak akan pernah habisnya. Apalagi pembentukan pribadi dan karakter yang disiplin menjadi mutlak namun hal ini belum menjadi sebuah hal yang sangat penting di kurikulum pendidikan di Indonesia.

"Sangat penting sejak dini ditanamkan kepada anak-anak pendidikan tentang keselamatan, etika dan sopan santun berlalu lintas serta keamanan. Bukan sekadar teori pendidikan, tetapi juga realita yang terjadi di lapangan," imbuhnya.(RO/OL-06)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya