Bom Kalimalang Masih Diselidiki

MI
30/8/2015 00:00
Bom Kalimalang Masih Diselidiki
(ANTARA/RISKY ANDRIANTO)
TIM Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya meledakkan sebuah bom rakitan yang ditemukan di dasar Kalimalang di RT 01/04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sisa partikel yang diledakkan, pihak kepolisian memastikan benda mencurigakan yang dibungkus plastik hitam itu ialah bom rakitan.

"Rangkaian bom yang saat ini diproses tim gegana terdiri dari baterai, lilitan kabel, pipa paralon kecil, dan komponen utama berupa satu tabung besi dengan diameter 5 cm dan panjang 10 cm," terangnya.

Informasi bermula dari laporan warga setempat yang hendak memasang kayu pinang dan membersihkan dasar sungai dari benda keras berupa pecahan beling, kayu, dan paku. Lokasi itu sedianya akan digunakan untuk kegiatan lomba panjat pinang pada hari ini.

"Saksi bernama Hasan dan Bondan yang sedang membersihkan dasar sungai curiga dengan temuan benda di kedalaman antara 50 cm sampai 80 cm. Mereka kemudian menghubungi petugas piket Polda Metro Jaya," jelasnya.

Tim Gegana yang diterjunkan ke lokasi berupaya menjinakkan bom. Selang dua jam kemudian benda tersebut akhirnya diledakkan. Tindakan itu diambil lantaran petugas tidak ingin mengambil risiko yang tidak diinginkan.

Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Umar Faroq menambahkan, bom rakitan tersebut tidak sengaja terinjak saksi. Selain berlumpur dan berkarat, petugas juga melihat ada tulisan 'dinamit' di sisi tas.

"Ini (rangkaian bom) jadi satu. Tadinya ada di dalam tas plastik warna hitam dan kemudian dibuka, dibawa warga ke tepian sungai. Kasusnya masih diselidiki," kata Faroq.

Di lokasi terpisah, Polda Metro Jaya menerima laporan temuan sebuah mortir di proyek pembangunan moda raya terpadu (MRT) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Mortir dengan diameter 10 cm dan panjang 36 cm itu ditemukan oleh Nasihin, 36, pekerja proyek, yang kebetulan sedang melakukan penggalian di Blok 6 Stasiun Istora MRT.

"Saksi melihat benda besar dan curiga. Kemudian temuan itu disampaikan kepada atasannya dan diteruskan ke polisi. Mortir lalu dibawa ke Markas Brimob Petamburan, Jakarta," kata Iqbal. (Gol/J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya