Angkot Biang Kemacetan di Depan Stasiun

MI/GANA BUANA
25/8/2015 00:00
Angkot Biang Kemacetan di Depan Stasiun
(MI/BARRY FATHAHILAH)
UMPATAN spontan terlontar dari Andi Sucipto saat ia melintas di depan Stasiun Kota Bekasi, Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur. Laju kecepatan sepeda motor miliknya mulai melambat hingga 10 kilometer per jam.

Dia berusaha mencari celah untuk keluar dari kerumunan puluhan mobil angkutan umum (angkot) yang berhenti di sekitar Stasiun Kota Bekasi.

Setiap sore, arus lalu lintas di sekitar Stasiun Kota Bekasi tersendat. Penyebabnya ialah para sopir angkutan umum kerap 'ngetem' di depan pintu keluar Stasiun Kota Bekasi.

''Ini nih sopir angkot selalu saja ngetem sembarangan, memangnya ini jalan punya dia apa?''  ungkap lelaki berusia 29 tahun itu.

Andi kesal dengan perilaku sebagian besar sopir angkot di Kota Bekasi. Kebiasaan ngetem menunggu penumpang yang mereka lakukan dirasakannya amat tidak masuk di akal.

''Ngetem-nya bisa 5 menit satu angkutan. Ini bukan hanya satu yang ngetem, bisa berjejer tingga hingga lima angkutan,'' ujarnya ketus.

Dengan sepeda motor, Media Indonesia merasakan kejengkelan Andi. Angkot di Bekasi yang bermuara ke Terminal Kota Bekasi biasa ngetem di depan Stasiun Kota Bekasi menunggu penumpang.

Sobri Ali, 52, seorang sopir angkot K02 jurusan Terminal Bekasi-Pondok Gede, mengaku biasa menunggu penumpang di Stasiun Kota Bekasi. Di situ dia selalu mendapatkan penumpang.

''Ya mau gimana lagi? Di stasiun itu pasti ada penumpangnya, makanya saya ngetem. Itu pun enggak lama kok,'' kilah lelaki beranak lima tersebut.

Pria yang sudah 30 tahun berprofesi sebagai sopir angkot itu mengatakan saat ini kondisi semakin sulit. Ditambah kondisi jalan macet di Kota Bekasi membuat dia hanya mampu beroperasi dua rit per hari.

Angkot yang suka ngetem sembarangan jelas mengganggu kelancaran lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kota Bekasi Ajun Komisaris Bayu Saputra mengakuinya. ''Waduh memang itu agak sulit, perilaku sopir benar-benar jadi masalah utama. Saat kita tongkrongin tertib, saat ditinggalin balik lagi mereka ngetem,'' ungkapnya saat dihubungi, Rabu (19/8). Pihaknya telah menempatkan beberapa personel pada jam-jam sibuk, yakni pukul 08.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-18.00.

''Kalau (para sopir angkot) masih bandel ngetem, kita tidak ragu menilangnya. Sudah seperti terminal bayangan, makanya tidak ada ampun,'' janjinya. (J-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya