SEBANYAK 30 motor trail 250 cc abu-abu berlambang Sabhara berjejer rapi di halaman gedung bekas Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) di Jalan Boulevard, Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Selain motor trail, ada pula 2 mobil Ford Ranger dua kabin, 4 truk boks, 3 truk berukuran sedang, serta 2 mobil lalu lintas.
Gedung yang telah lama kosong itu kini sudah disulap menjadi tempat bertugas para polisi di Polres Tangerang Selatan, yang baru saja diresmikan. Kendaraan-kendaraan tersebut menjadi pelengkap para polisi untuk menjalankan tugas mengamankan Tangsel.
Pada upacara pelantikan Kapolres Tangerang yang dilaksanakan kemarin, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan kehadiran polres tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat yang diwakili Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. "Tekanan dari beliau sangat-sangat keras sekali, ingin cepat dan kemudian dilaksanakan (beroperasinya Polres Kota Tangsel)," ujarnya.
Gedung itu ialah tempat sementara bagi institusi kepolisian yang membawahkan lima polsek di kota termuda di Provinsi Banten itu. Batas waktunya, hingga pembangunan gedung polres di Lengkong Gudang Timur, Serpong, rampung dikerjakan.
Ajun Komisaris Besar Ayi Supardan resmi ditugaskan sebagai Kapolres Tangerang Selatan. Dalam menjalankan tugasnya, Ayi didukung oleh 486 anggota. Jumlah tersebut sudah memenuhi 98% total yang dibutuhkan.
"Nanti tahun depan akan ditambah pasukan, sambil menunggu gedung baru. Pemilihan personel berdasarkan pengajuan anggota ke biro Polri," ujarnya.
Tito menekankan, fokus utama Ayi sebagai pemimpin ialah mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Desember mendatang. "Sebelumnya Tangerang Selatan ada dua kaki, di Jakarta Selatan dan satu lagi di Kabupaten Tangerang. Sekarang kita tidak ragu lagi, ada pimpinan tunggal dalam pengamanan pilkada," jelasnya.
Kapolres Tangsel Ayi Supardan pun meminta dukungan seluruh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. "Diharapkan mendapat dukungan dari masyarakat Tangsel. Kita punya waktu yang sempit untuk pengamanan pilkada. Kapolres akan melaksanakan apa yang menjadi kebijakan Kapolda," kata Ayi.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan tahapan pembentukan Polres Tangsel sudah dilakukan sejak 2010. Harapannya, keberadaan polres tersebut bisa membuat keamanan dan ketertiban di Tangsel lebih terjaga.
"Keberadaannya juga memperpendek jalur birokrasi. Jadi, pelayanan kepada masyarakat dan aspek keamanan serta ketertiban dapat diberikan secara maksimal," tuturnya.
Untuk gedung Polres Tangsel sendiri, saat ini proses pembangunannya masih berjalan. "Diharapkan konsep gedung lebih bersahabat. Jadi, nanti masyarakat tidak merasa takut lagi untuk datang ke institusi kepolisian," tutup Airin.(J-4)