Sabar dong,Rusunnya belum Jadi

Putri Anisa Yuliani
02/9/2016 11:55
Sabar dong,Rusunnya belum Jadi
(Warga menangis saat menyaksikan rumahnya ditertibkan Satpol PP di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan---Antara/Yudhi Mahatma)

NUR, 60, hanya bisa menatap rumahnya yang dirobohkan ekskavator saat penertiban, kemarin (Kamis, 1/9) pagi. Matanya berkaca-kaca, buntalan baju yang ia bawa diletakkan begitu saja di tanah.

Nur merupakan salah satu pemilik bangunan di pinggir rel, Jalan Rawajati Barat, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, yang ditertibkan, kemarin.

Nur menyesalkan mengapa Pemerintah Kota Jakarta Selatan terburu-buru memindahkan ia dan warga lainnya ke Rusunawa Marunda. Padahal, warga sudah lama mengetahui adanya rencana penertiban dan akan dipindahkan ke Rusunawa Pasar Minggu.

"Saya dengar di Pasar Rumput sama Pasar Minggu bakal ada rusun. Saya dan tetangga semua inginnya pindah di situ. Kita sudah bilang, mau kok dipindah, tetapi jangan di Marunda. Jauh banget. Saya dengar di sana masih rawa dan dagang pun belum bisa laku," lirih Nur kepada Media Indonesia, di puing-puing bekas rumahnya.

Selama ini, Nur berdagang kelontong dan nasi uduk di Rawajati. Selain untuk menafkahi dirinya dan tiga orang cucunya.

Ia berharap saat Rusun Pasar Minggu selesai dibangun, bisa pindah mendapat unit di sana sebab sudah telanjur nyaman tinggal di wilayah Jakarta Selatan. Apalagi, banyak sanak saudara. Berat jika harus berjauhan dengan mereka.

Sementara itu, pembangunan rusun terpadu Pasar Minggu dan Pasar Rumput hingga kini belum dilakukan. Di Pasar Rumput, baru pengosongan pedagang saja yang dipindahkan ke lokasi sementara. Ditargetkan pembangunan rusun terpadu ini selesai dalam tempo setahun.

Soal ini, menurut Kepala Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Selatan, M Yaya Mulyarso, kebijakan penempatan ke rusun merupakan pertimbangan bersama Pemkot Jaksel, Sudin, dan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda. Tujuannya agar penempatan warga ke rusun telah diperhitungkan dengan matang.

Namun, Yaya, tidak bisa menggaransi warga Rawajati bisa dipindahkan dari rusun Marunda ke Pasar Minggu atau Pasar Rumput. Sebab, kedua rusun tersebut diprioritaskan bagi warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung yang saat ini belum ditertibkan seperti Manggarai, Mampang, dan lainnya.

"Kami juga enggak mau janjikan mereka bisa ke Pasar Rumput atau Pasar Minggu. Itu bukan prioritas untuk mereka," tegasnya. (J-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya