Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH DKI Jakarta segera mengoperasikan rute baru dengan standar sistem layanan internasional untuk melayani masyarakat. Rute percontohan ini diberi nama Sutan JuHI.
Layanan percontohan bus reguler menggunakan bus lantai rendah (low floor) itu disebut merupakan suatu lompatan teknologi transportasi di Indonesia.
PT TransJakarta sebagai operator menerapkan standar sistem layanan internasional sebagai bentuk pengenalan sistem angkutan reguler Jakarta di masa depan yang lebih modern, nyaman, aman dan dapat diandalkan.
Direktur Oprasinal TransJakarta Daud Joseph mengatakan pihaknya telah melakukan kajian perencanaan rute demonstrasi sistem layanan angkutan umum baru tersebut. Rencananya, sistem baru ini akan melewati rute yang diberi nama Sutan JuHI, singkatan dari kawasan Surapati, Tugu Tani, Juanda, dan Bundaran HI.
Secara rinci rute ini akan melewati daerah perkantoran di area pusat Kota Jakarta melalui Stasiun Gambir (Jl. Medan Merdeka Timur) – Jalan Banteng Barat – Jalan Veteran (Stasiun Juanda) – Jalan Veteran III – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan MH Thamrin – Bundaran Hotel Indonesia – Jalan Imam Bonjol – Taman Untung Surapati – Jalan R.P Soeroso – Tugu Tani – Jalan Menteng Raya – Jalan Ridwan Rais – kemudian kembali ke Stasiun Gambir.
"Layanan ini merupakan rute putar (loop) satu arah," kata Daud dalam Seminar dengan tema “Membangun Struktur dan Kultur Baru dalam Angkutan Umum” di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (24/8)
Menurut Daud, salah satu perubahan paling signifikan yang menjadi fitur utama layanan ini adalah jadwal kedatangan bus dan headway layanan yang teratur. Pada tahap awal, rute Sutan JuHI ini dilayani enam bus dengan frekuensi layanan setiap 20 menit.
"Angka itu akan ditingkatkan sesuai peningkatan demand yang akan terus dimonitor," kata Daud.
Daud menambahkan, rute baru ini memiliki sejumlah keunikan. Dia mengatakan setiap unit bus memiliki fitur khusus yang diterapkan dalam pilot project.
Nantinya, bus yang dioprasionalkan memiliki kemampuan kneeling. Ketinggian bus dapat diatur sedemikian rupa menyesuaikan trotoar. Menurut Daud, keunikan ini dapat memberikan kemudahan akses naik-turun penumpang, termasuk bagi penyandang disabilitas dan lansia.
"Juga disediakan tempat bagi pengguna kursi roda. Bus dilengkapi jalur khusus kursi roda (ramp). Bus dengan standar internasional seperti ini merupakan lompatan besar bagi sistem angkutan umum di Indonesia” ucapnya.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga mengatakan, Pemerintah dan perusahaan angkutan umum wajib memberikan perlakuan khusus di bidang lalu lintas dan angkutan jalan kepada penyandang cacat, manusia usia lanjut, anak- anak, wanita hamil, dan orang sakit. Aturan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 2 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan .
“Layanan bus angkutan umum menggunakan bus berlantai rendah merupakan bentuk komitmen Pemerintah untuk bisa memenuhi kewajibannya melayani seluruh warga masyarakat termasuk kelompok masyarakat berkebutuhan khusus dan kelompok rentan lainnya," kata Elly.
Sementara itu, anggota Koalisi Untuk Aksesibilitas Transportasi (KUAT) Herawati mengungkapkan kehadiran layanan bus berlantai rendah ini merupakan kabar gembira terutama bagi para penyandang disabilitas.
Menurutnya, perbaikan transportasi umum semestinya dibarengi dengan perbaikan prasarana seperti trotoar dan penyeberangan di sepanjang rute-rute bus low-floor terutama agar dapat mengakomodasi pergerakan pengguna kursi roda.
“Jangan sampai busnya sudah sangat bagus tapi kami masih tetap kebingungan saat mau naik atau turun bus, karena kursi rodanya tidak bisa jalan di trotoar,” ujarnya. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved