Ahok Minta Gedung Baru PD Pasar Jaya Diaudit

(Aya/J-4)
25/8/2016 03:00
Ahok Minta Gedung Baru PD Pasar Jaya Diaudit
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengaudit gedung baru milik PD Pasar Jaya di Jalan Raya Cikini, Jakarta Pusat. Ahok menilai biaya sebesar Rp14 miliar untuk pembangunan gedung baru itu terlalu mahal. "Gedung ini dibuat direksi lama. Saya mau minta audit. Kalau ini habis Rp14 milar, menurut saya kemahalan. Coba lihat sendiri gedungnya," kata Ahok setelah meresmikan gedung baru PD Pasar Jaya,Rabu (24/8). Hal itu dilakukan, kata dia, untuk menghindari direksi lama lepas tangan begitu saja, mengingat saat ini direksi baru sudah dibentuk.

"Kita mesti tahan untuk tidak bayar (kepada kontraktor). Sebagian tidak mau dibayarkan karena ini kemahalan," tuturnya. Pada saat peresmian tersebut, Ahok sempat meninjau kondisi gedung. Menurutnya, lantai masih banyak yang penyok-penyok. Beberapa penyejuk ruangan juga belum berfungsi. Merek eskalator pun bukan yang tergolong canggih.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan pembangunan gedung tersebut memang dilakukan sejak kepemimpinan direksi lama. Pihaknya saat ini hanya mempercepat penyelesaian. "Kalau mau diaudit, tidak apa-apa, kan lebih baik buat kami, lebih transparan," kata Arief. Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta telah berupaya menambah jumlah pasar tradisional agar bisa lebih dekat menjangkau masyarakat. Lahan kosong di setiap rumah susun (rusun) akan dimanfaatkan. "Kami akan terus menambah pasar. Kan konsep kita setiap rusun jadi kompleks, pasti ada pasar," kata Ahok.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya