Polisi Tembak Mati WN Malaysia Jaringan Narkoba di LP

Akmal Fauzi
20/8/2016 20:42
Polisi Tembak Mati WN Malaysia Jaringan Narkoba di LP
(ANTARA)

POLISI berhasil menggagalkan transaksi narkoba seberat 20 kilogram sabu di parkiran Mal of Indonesia (MOI), Kelapa Gading Jakarta Utara. Dua tersangka ditangkap, satu di antaranya ditembak mati lantaran melakukan perlawanan.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menerangkan tersangka yang ditembak merupakan warga negara Malaysia Lew Keng Kah. Sementara, satu tersangka lainnya yang telah ditangkap adalah warga negara Indonesia bernama Sardiyanto alias Yangke.

Kejadian itu berawal saat Tim khusus Satuan Narkoba yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto melakukan penggerebekan.

Kedua tersangka sebelumnya telah diintai petugas mulai dari Subang Jawa Barat. Saat melakukan transaksi di parkiran MOI, Jumat (19/8) malam, keduanya ditangkap petugas.

"Lalu, polisi melakukan pengembangan dengan membawa tersangka Lew Keng Wah untuk menunjukan tersangka lain di Bekasi. Namun, di perjalanan tersangka melakukan perlawanan," kata Boy.

Tersangka Lew Keng Wah, kata Boy, saat di jalan by pass Jakarta Timur, meminta izin untuk buang air kecil. Namun, saat hendak turun tersangka justru merebut senjata api milik petugas yang ada di pinggangnya.

Sempat terjadi perebutan senjata, petugas lainnya pun sempat melepaskan tembakan peringatan namun tersangka tetap melakukan perlawanan, hingga akhirnya petugas melakukan tembakan pada bagian dada korban.

"Lalu (tersangka) dibawa ke RS Polri Kramatjati (Jakarta Timur). Di perjalanan dia meninggal dunia," ungkap Boy.

Boy menjelaskan, kedua tersangka yang ditangkap sudah menjadi target polisi karena berperan sebagai pengendali narkoba dari Malaysia ke Indonesia yang bekerja sama dengan jaringan Aceh, Pak Ci yang berada di LP Karawang, Jawa Barat. Bahkan jaringan ini juga berhubungan dengan LP lainnya seperti, LP Salemba, LP Bulak Kapal dan LP Gunung Sindur. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya