Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta berencana memindahkan warga di permukiman padat penduduk ke rumah susun (rusun). Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta Arifin mengatakan hal itu bisa menjadi solusi untuk mengatasi sesaknya perkampungan itu. Misalnya, kata dia, warga di Gang Venus, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, nantinya bisa menempati Rusun Angke, Kampung Bebek, Tambora, Jakarta Barat. Semua itu bisa dilakukan asalkan warga memenuhi persyaratan. Salah satunya memiliki kartu tanda penduduk asal DKI Jakarta. "Itu semua tergantung kepemilikan tanahnya punya siapa. Kalau itu tanah Pemda, itu bisa direlokasi ke rusun. Namun, kalau itu tanah besertifikat milik mereka, zona milik mereka harus dibongkar," ujarnya.
Kesulitannya, selama ini masyarakat masih menolak untuk tinggal di rusun. Mereka merasa lebih nyaman tinggal di lingkungan rumah mereka meskipun terbilang tidak sehat. "Walau itu sudah disosialisasikan, misalnya, Rusun Tanah Tinggi di Johar Baru, respons masyarakat masih kurang." Untuk persiapan pemindahan warga itu, Arifin menyebut Rusun Angke akan direvitalisasi pada 2017. Nantinya, beberapa bangunan yang masih bertipe blok akan diubah menjadi menara. Sebanyak 16 lantai akan direvitalisasi. "Begitu rampung, kami terbuka untuk siapa saja yang mau tinggal di rusun asal belum punya rumah dan memiliki KTP Jakarta," kata Arifin.
Secara terpisah, ahli perencanaan tata ruang Nirwono Joga menilai penataan permukiman warga sebaiknya dilakukan secara bertahap. Hal itu dilakukan agar masyarakat juga bisa menyesuaikan diri dan perlahan memahami arti penting sebuah penataan kawasan. "Penataan ini juga bisa dilakukan secara bertahap. Misalnya, merombak bentuk permukiman terlebih dulu, kemudian diikuti dengan perombakan infrastruktur dan penambahan ruang terbuka. Jika dilakukan sekaligus, tentu akan mengagetkan," paparnya. Menurut Nirwono, relokasi merupakan pilihan terakhir bagi pemerintah manakala segala upaya penataan ruang tidak bisa lagi meredam masalah sosial dan konflik yang ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved