Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIAN Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah Polri yang bertindak cepat memberikan sanksi terhadap AKP Jamal Alkatiri.
Sehari setelah ditemukan dalam keadaan mabuk, Jamal sudah ditanggalkan dari jabatannya sebagai Wakapolsek Kemayoran dan digantikan oleh AKP Bambang Surwanto.
"Penggantian itu langkah yang sangat tepat dan patut diapresiasi. Sebab Wakapolsek (Kemayoran) ini melakukan kesalahan fatal yang sangat memalukan jajaran kepolisian khususnya Polda Metro," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane lewat sambungan telepon, Rabu (10/8).
Neta menjelaskan pencopotan itu merupakan sikap tegas pimpinan Polri terhadap Jamal yang ditemukan dalam keadaan tertidur dan mabuk pada Senin (8/8) pagi di depan toko asesoris di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur.
Ke depan, Neta meminta pimpinan Polri untuk lebih tegas menindak jika ada anggotanya yang melakukan hal serupa.
"Para pimpinan kepolisian jangan ragu-ragu menindak tegas, mencopot atau bahkan memecat agar publik tetap percaya pada Polri," jelas Neta.
Neta menambahkan munculnya kasus Jamal itu membuat citra Polri buruk. Polda Metro Jaya harus meningkatkan pengawasan kepada anggota jajarannya.
"Dengan adanya kasus ini, Polri terutama Polda Metro Jaya harus terus menerus mengingatkan jajarannya. Terutama para pimpinan di tingkat bawah agar bisa menjaga sikap dan perilaku di masyarakat. Syukur-syukur bisa jadi teladan," lanjut Neta.
Menurut Neta, perbuatan yang dilakukan Jamal sudah mencoreng citra Polri. Karena, sebelum kasus Jamal, Polri juga dihadapi dengan tingkah arogan anggotanya yang diduga menganiaya operator warung internet (warnet) di Jalan Menteng, Medan, Sumatera Utara.
Aksi arogan oknum polisi tersebut terekam dalam rekaman kamera CCTV dan diunggah Muhammad Presetyo Wibowo ke jejaring sosial.
Neta meminta, pimpinan Polri untuk lebih menggenjot lagi kinerja serta memperbaiki tingkah anggotanya dalam menghadapi masyarakat.
"Sebab kasus Wakapolsek mabuk dan yang sebelumnya ada polisi berpakaian dinas memukuli penjaga warnet, seolah menunjukkan kalangan kepolisian masih mengedepankan sikap brutalisme dan sangat jauh dari misi Polri yang harusnya mengayomi masyarakat," pungkas Neta. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved