Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA jalan Mampang, Pancoran Mas, Depok, yang harusnya beruntung, malah ketiban sial. Beruntung, karena jalan utama permukiman menjadi mulus setelah belum lama ini dicor semen. Namun, mereka juga dibuat menderita karena jalan itu yang menyebabkan rumah-rumah mereka sering terendam air.
"Seharusnya sih kami senang karena jalan jadi mulus. Namun, gara-gara jalan ini, sedikit saja hujan turun, tempat kami pasti kebanjiran. Itu akibat jalan ditinggikan, lebih tinggi daripada dataran permukiman. Kami, sangat bekeratan dengan peninggian badan jalan tersebut," tegas Bakran Asnawi, salah seorang warga Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Depok, kemarin.
Akhir-akhir ini, ia bersama tetangganya yang lain kerap kebanjiran saat turun hujan. Limpasan hujan yang turun, apalagi ketika deras, akan masuk ke rumah warga karena badan jalan yang lebih tinggi.
"Ada 50 kepala keluarga (KK) di Jalan Mampang, Pancoran Mas, yang berada di tepi jalan mengalami kebanjiran apabila hujan turun. Menurut kami, solusi utamanya, jalan jangan dicor atau ditinggikan," ungkapnya.
Ia menyesalkan pengerjaan proyek pengecoran jalan itu yang tidak melalui perencanaan dan kajian yang matang. Apalagi wilayah itu sejak lama sudah merupakan daerah langganan banjir karena badan jalan yang tingginya sama dengan perumahan.
"Dengan dicor begini, ya jadi tambah banjir lagi. Dan kalau sudah banjir, lama surutnya. Kok bisa ya proyek tanpa perhitungan," keluh Bakran.
Warga lainnya, Agus Suherman, mengatakan di jalan itu sejatinya juga ada pengerjaan saluran air (drainase) yang juga belum lama diselesaikan. Namun, saluran air itu saat ini sudah ambrol sehingga limpasan air kembali menggenangi perumahan.
Menurut Agus, jika Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Depok berniat melayani masyarakat, tentunya proyek dikerjakan sesuai bestek yang dibuat konsultan perencanaan.
"Pihak ketiga yang mengerjakan proyek drainase juga harus diawasi. Jangan-jangan ada kongkalikong pihak rekanan dengan pengawas Dinas BMSDA Kota Depok, anggaran proyek yang dikurangi sehingga berdampak pada berkurangnya kualitas drainase sehingga cepat rusak," ujarnya
Terkait dengan hal itu, Kepala Dinas BMSDA Kota Depok Manto Jorghi mengatakan pihaknya tidak bisa membongkar kembali jalan yang dinilai merugikan masyarakat tersebut.
"Proyek Jalan Mampang, Pancoran Mas, dibangun atas usulan masyarakat yang disampaikan dalam forum musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan, dan tingkat kota. Itu sudah dibangun, kok sekarang malah minta dibongkar?" katanya.(J-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved