Balai Kota Pemprov On The Track, Kemiskinan Turun

(Put/J-1)
02/8/2016 01:30
Balai Kota Pemprov On The Track, Kemiskinan Turun
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

PERWAKILAN Bank Indonesia DKI Jakarta membukukan penurunan angka kemiskinan di Ibu Kota hingga 50%. Angka kemiskinan di DKI pada 2015 tercatat 8,84%, sementara pada tahun ini menurun menjadi 4,71%. Angka kemiskinan yang disurvei Badan Pusat Statistik itu didasarkan pada total pengeluaran minimum dari kebutuhan pangan dan nonpangan warga sehingga didapati angka Rp510 ribu. Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Doni Primantono Joewono, penurunan angka kemiskinan itu disebabkan berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tepat sasaran.

"DKI Jakarta sudah on the track. Jadi, bukan ketahanan pangan saja yang diperhatikan karena bentuk kemiskinan di DKI lebih bervariasi, seperti transportasi, pendidikan, dan kesehatan yang sifatnya bukan konsumsi," kata Doni di Balai Kota, Senin (1/8). Ia menambahkan, umumnya untuk mengatasi kemiskinan di suatu wilayah, pemerintah daerahnya akan menggelontorkan bantuan dana di sektor pangan. Namun, kondisi modernitas di Jakarta yang berbeda membuat kebijakan ketahanan pangan bukan satu-satunya solusi untuk membantu warga terhindar dari kemiskinan.

Doni mencontohkan, melalui kebijakan public service obligation (PSO) yang menjadi subsidi bagi tarif bus Trans-Jakarta telah membuat warga DKI sangat terbantu. "Maka fokusnya adalah sektor yang nonmakanan. Misalnya, gaji orang Jakarta itu habis untuk transportasi, maka jadi miskin gara-gara itu. Yang tinggi sekarang kan perumahan. Orang Jakarta itu gajinya sebagian besar untuk mengontrak rumah," tuturnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya