Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK sistem ganjil-genap diuji coba untuk membatasi jumlah kendaraan pada 27 Juli 2016, para pengguna kendaraan pribadi masih enggan beralih ke bus Trans-Jakarta. Padahal, PT Transportasi Jakarta selaku operator bus telah menambah jumlah armadanya guna mengantisipasi peralihan ke angkutan publik itu.
"Selama tiga hari uji coba, belum ada penambahan jumlah penumpang secara signifikan. Padahal, kita telah menambah jumlah armada," jelas Kepala Humas PT Transportasi Jakarta, Prasetya Budi, kemarin.
Tidak adanya kenaikan signifikan itu, sambungnya, belum dapat dijadikan patokan akhir untuk mengukur keberhasilan kebijakan pembatasan jumlah kendaraan pribadi tersebut.
Pihaknya baru bisa memastikan dampak dari program tersebut setelah diuji coba selama tujuh hari.
"Mungkin hari ketujuh akan bisa dipastikan karena ini masih berjalan uji cobanya. Jadi, kita masih belum bisa mengambil kesimpulan," ujarnya.
Di kesempatan berbeda, Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKB Budiyanto, berharap pada uji coba yang akan kembali dimulai pada hari ini akan mengalami penurunan jumlah pelanggar.
Pasalnya, jumlah pelanggar selama tiga hari uji coba kemarin justru terus bertambah dari hari ke hari. Para pelanggar itu kebanyakan beralasan masih belum tahu soal sistem ganjil-genap yang diberlakukan di sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta.
"Banyak yang beralasan belum tahu, tapi ada juga yang coba-coba siapa tahu bisa lolos. Karena kebijakan ini sifatnya masih sosialisasi, belum ada sanksi," ujar Budiyanto.
Catatan pihaknya, pada hari pertama pelaksanaan uji coba pada 27 Juli, terdapat 553 teguran. Pada hari kedua, naik 113% menjadi 1.176 teguran, dan pada hari ketiga naik lagi 24% jadi 1.453 teguran.
Berdasarkan evaluasi sementara dari kepolisian dengan Dinas Perhubungan, uji coba sistem ganjil-genap itu membuat jalan protokol seperti Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Soebroto berkurang kepadatannya.
Kepadatan justru meningkat di ruas jalan alternatif seperti di kawasan Kuningan, Mampang, Panglima Polim, Hang Lekir, Pakubuwono, Tanah Abang, dan lain-lain.
"Tapi tidak begitu signifikan kenaikan kepadatannya," tambah Budiyanto.
Untuk itu, baik polda maupun Dinas Perhubungan akan menempatkan sejumlah petugas, tidak hanya di area ganjil-genap, juga di ruas jalan alternatif. Setidaknya 300 personel gabungan diturunkan untuk meneruskan sosialisasi itu.
"Sosialisasi Senin besok akan tetap seperti kemarin, informasi akan disampaikan real time oleh petugas di lapangan," pungkasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved