Warga Depok masih Buang Sampah Sembarangan

Kisar Rajagukguk/J-3
25/7/2016 03:41
Warga Depok masih Buang Sampah Sembarangan
(MI/Kisar Rajagukguk)

TIGA pekan sudah Lebaran berlalu. Sampah rumah tangga memenuhi tempat pembuangan sampah liar di wilayah Depok.

Tumpukan sampah tersebut belum juga diangkut pihak terkait. Bekas bungkus ketupat, tulang belulang hewan, potongan ikan, sayuran, dan sampah kantong plastik berserakan.

Lalat pun beterbangan ditambah aroma busuk yang menyergap.

Kondisi itu salah satunya terlihat di Jalan Raya Serua, Bojongsari, Depok, tidak jauh dari Perumahan Permata Mansion.

Pejalan kaki dan pengendara motor yang melintas di jalan tersebut pasti menutup hidung.

Mereka tidak kuat mencium busuknya bau sampah.

Agus Suherman, 40, warga Kelurahan Serua, Bojongsari, mengatakan sampah yang menumpuk di tepi Jalan Raya Serua bukan dari sampah warga setempat.

Sampah itu dibuang warga dari luar Kelurahan Serua.

Mereka membuang sampah di tepi jalan lantaran di lingkungan rumah mereka tak tersedia tempat sampah.

"Kalau warga kami sudah disediakan tempat pembuangan sampah. Mereka tidak buang sampah sembarangan," katanya.

"Meski di lokasi tempat pembuangan sampah liar itu terpasang spanduk larangan membuang sampah oleh Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) Kota Depok, para pembuang sampah tidak menghiraukan itu," sesal Agus, kemarin.

Ia mengaku sering kali melihat pengendara sepeda motor membuang sampah di lokasi tersebut.

Ia hanya bisa menegur dengan berteriak, tapi si pembuang sampah tidak menghiraukannya.

"Bahkan, pengendara mobil ada yang membawa sampahnya dari rumah dan dibuang di situ," ujar dia.

Ia berharap pihak kelurahan atau pihak terkait memonitor dan melakukan patroli sehinga pembuang sampah bisa ditangkap.

Di wilayah lain, di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, juga terlihat tumpukan sampah tak jauh dari kantor kelurahan.

Menurut Rojak, warga tetap nekat membuang sampah padahal ada spanduk larangan membuang sampah di lokasi tersebut.

"Yang buang sampah sembarangan itu mudah-mudahan buta hurup selamannya karena membuat lingkungan tidak sehat," ujar Rojak geram.

Tumpukan sampah juga ditemui di bangunan mangkrak dekat Kantor Kelurahan Curug, Cimanggis, Kota Depok.

Sekretaris DKP Kota Depok Oka Barmara Soebaedah Rahman mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan sampah liar, yakni dengan menangkap langsung pembuang sampah dan membawanya ke pengadilan untuk dihukum.

Jika dihitung, sudah ada ratusan pembuang sampah liar disidangkan di pengadilan dan dihukum.

Pihaknya juga sudah memasang ratusan spanduk di titik-titik lokasi tempat pembuangan sampah liar.

Namun, upaya tersebut tetap belum menimbulkan efek jera.

Ia mengaku pusing mencari solusinya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya