Ahok Apresiasi Penghapusan MOS

LB Ciputri Hutabarat
19/7/2016 07:29
Ahok Apresiasi Penghapusan MOS
(MI/Arya Manggala)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengapresiasi keputusan Menteri Pendidikan Nasional Kebudayaan Anies Baswden yang menghapus kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS) dan menggantinya dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Konsep itu, kata Ahok, persis yang dilakukan di luar negeri.

"Pak Anies menyejajarkan kita dengan bangsa lain. Beliau juga lulusan luar negeri. Jadi konsepnya bagus," kata Ahok di Balai Kota, Senin (18/7).

Ahok menilai ada konsep pendidikan Indonesia yang belum tepat sehingga Anies mengeluarkan Surat Edaran penghapusan MOS.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menyebut pada konsep pendidikan internasional, orangtua murid dipersilakan melihat lingkungan sekolah siswa di hari pertama begitu juga dengan saat MPLS.

"Di kelas internasional, enggak ada orientasi bersifat perpeloncoan. Paling pengenalan ruangan dan pengenalan kurikulum," ucap dia.

Pengenalan itu, ujar Ahok, akan menentukan keinginan dan ketertarikan seorang siswa.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Sopan Adrianto menjelaskan, dulu, sekolah menafsirkan MPLS secara berbeda-beda dan sarat dengan perpeloncoan.

"Sekarang dengan aturan dari Medikbud ini dirinci siapa mengerjakan MPLS, kemudian apa yang dilarang dan boleh dikerjakan serta semua sanksinya," jelas Sopan.

Dia menegaskan MPLS kini tidak boleh melibatkan alumni dan siswa karena kental dengan nuansa balas dendam.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Sopan mengatakan bakal menurunkan pejabat eselon III dan IV untuk mengawasi langsung jalannya MPLS.

"Saya enggak mau intinya, tidak boleh ada lagi kejadian memakan korban di DKI Jakarta," tandas dia. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya