Kebersihan bukan Tanggung Jawab PPSU Saja

Ssr/J-3
18/7/2016 03:51
Kebersihan bukan Tanggung Jawab PPSU Saja
(MI/Barry Fathahillah)

LURAH dan camat di wilayah DKI Jakarta harus ikut bertanggung jawab menjaga sekaligus melakukan aksi bersih-bersih.

Mereka selama ini hanya mengandalkan pekerja penanganan prasarana umum (PPSU).

Padahal, hal tersebut juga tanggungjawab pejabat (lurah/camat) di wilayahnya.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, ketika menemukan tumpukan sampah di gorong-gorong saat ikut kerja bakti bersih lingkungan di Jl Kawi, kawasan RW 05 Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, kemarin.

"Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab PPSU dan PHL, melainkan juga banyak pihak dan warga termasuk pejabat," kata Djarot.

Djarot yang mengenakan kaus Polo berwarna ungu dan celana jins, sebelum turut membersihkan gorong-gorong.

Para lurah dan camat, jelas Djarot, diminta sadar agar jangan terlalu banyak di belakang meja.

Namun, mereka juga harus turun mengecek kondisi di lapangan.

Djarot terkejut saat melihat adanya tumpukan sampah di gorong-gorong di Jl Kawi, Pasar Manggis, Jakarta Selatan.

Wagub tidak menduga masih ada sampah menumpuk di dalam gorong-gorong di wilayah Ibu Kota.

"Kenapa, ya, kok masih banyak sampah, Bu Lurah? Kenapa tidak dibersihkan setiap hari?" kata Djarot menegur Lurah Pasar Manggis, Purwati.

Saat mendengar teguan tersebut, Lurah Pasar Manggis langsung mengarahkan PPSU setempat membersihkan gorong-gorong yang dimaksud.

"Seharusnya ini dibersihkan terus. Bisa banjir lo kalau begini. Kalau banjir, warga juga yang susah," kata Djarot melanjutkan kritiknya kepada Lurah Pasar Manggis.

Djarot menambahkan, jika melihat ada penumpukan sampah di lingkungan, warga diminta segera melaporkan ke pemerintah melalui aplikasi Qlue.

Warga jangan juga terlalu mengandalkan PPSU.

"Sesekali kerja bakti agar kenal dengan tetangga," imbaunya.

Kebersamaan

Djarot memberi contoh semasa dia masih memimpin Kota Blitar, Jawa Timur.

Aksi membersihkan lingkungan kerap dilakukan pada akhir pekan.

Seluruh pejabat hadir di sana. Karena itu, pihaknya pun meminta pejabat di Pemkot Jakarta Selatan melakukan hal serupa.

"Saya sudah biasa melakukan bersih-bersih lingkungan waktu jadi wali kota. Saya minta, ke Pak Irmansyah (Wakil Wali Kota Jakarta Selatan), kebetulan datang. Pejabat itu jangan sedakep (berpangku tangan), Pak. Tanggalkan jabatan, bersihkan lingkungan," pintanya.

Aksi bersih-bersih yang dipimpin orang nomor dua di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dimulai pukul 07.30 WIB.

Dengan menggunakan cangkul, Djarot langsung membersihkan selokan di salah satu sisi Jl Kawi.

Saat melihat atasannya membersihkan selokan, Irmasnyah hingga lurah Pasar Manggis pun ikut membersihkan selokan bersama Djarot.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya