Ahok Geram Empat Pompa Air Waduk Pluit tidak Cepat Diperbaiki

Intan Fauzi
14/7/2016 18:19
Ahok Geram Empat Pompa Air Waduk Pluit tidak Cepat Diperbaiki
(ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah menemukan penyebab tidak berfungsinya empat pompa di aliran tengah Waduk Pluit, Jakarta Utara. Ahok mengatakan, pompa mati gara-gara kabel rusak.

"Kabel rusak, sekarang kabel yang mana saya bilang, yang baru ganti? 'Bukan Pak, dari travo ke mesin'," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/7).

Ahok pun minta kabel itu segera diganti agar pompa secepatnya berfungsi. Ahok tidak mengira, untuk mengganti kabel yang dikatakan rusak itu butuh ongkos lebih dari Rp200 juta. Sedangkan untuk pembelian di atas Rp200 juta diperlukan proses lelang dulu.

"Kabel travo berapa duit? 'Rp200 jutaan Pak'. Beli dong, 'enggak bisa Pak, di atas 200 juta mesti lelang'. Ya sudah lah saya bilang, gue yang bayar," tukas Ahok.

Ahok curiga nilai tersebut sengaja ditinggikan agar mendapat untung. "Jangan-jangan beli di Glodok di bawah Rp200 juta tuh kabel, digedein komponennya," ujar Ahok.

Ahok terlihat geregetan petugas tidak gesit menyelesaikan masalah tersebut. Waduk Pluit memang diandalkan untuk mengendalikan banjir di Ibu Kota.

Padahal, Indonesia kini sedang menghadapi La Nina. Ahok bilang, hujan masih akan berlanjut hingga Februari tahun depan.

"Jadi enggak ada cerita Juni-Juli enggak hujan, akan terus hujan loh, makin ke Januari-Februari makin gede," ungkap Ahok. (MTVN/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya