Ahok Sambangi Bareskrim soal Gratifikasi Lahan Cengkareng Barat

Intan Fauzi
14/7/2016 09:46
Ahok Sambangi Bareskrim soal Gratifikasi Lahan Cengkareng Barat
(Antara/Akbar Nugroho Gumay)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengosongkan agendanya hari ini, Kamis (14/7). Ia mengatakan akan menyambangi Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 09.00 WIB.

Ahok menjelaskan, kedatangannya ke Bareskrim untuk memberikan keterangan terkait gratifikasi pembelian lahan untuk Rumah Susun (Rusun) di Cengkareng Barat.

"Karena hari ini saya mau ke Bareskrim untuk memberikan keterangan mengenai gratifikasi itu," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (14/7).

Ahok mengatakan polisi tertarik untuk menyelidiki latar belakang pemberian uang senilai Rp9,6 miliar dari penjual lahan Cengkareng Barat, Toeti Noeziar Soekarno, ke mantan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji. Ika sendiri sudah melaporkan gratifikasi tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kan (Dinas) Perumahan terima duit banyak tuh yang saya paksa mereka untuk lapor ke KPK. Nah ternyata Bareskrim tertarik untuk tahu hubungannya ke mana," jelas Ahok.

Selain soal lahan Cengkareng, Ahok juga akan memberi keterangan semua bentuk gratifikasi yang pernah dilaporkan pada Januari lalu ke KPK. "Bukan Cengkareng saja."

Untuk diketahui, Ika sempat melaporkan pemberian uang itu ke Ahok pada Januari. Kemudian Ahok meminta Ika melapor ke KPK.

Pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap APBD 2015 DKI Jakarta, proses pembelian lahan Cengkareng Barat menjadi salah satu temuan. Ahok meminta BPK melakukan audit investigasi terhadap pembelian lahan seluas 4,6 hektare itu. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya