Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN pembunuhan yang mayatnya ditemukan dalam boks plastik di kolong Tol Pantai Indah Kapuk (PIK), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, ternyata karyawati Bank Bukopin di daerah Tangerang Selatan.
Setelah terindikasi, petugas kepolisian Rabu (13/7) langsung menyerahkan jasad korban, Farah Nikmah Ridhalah, 23, kepada keluarganya di Jalan Raden Fatah no 17, Kelurahan Sudimara Barat, RT 002/06, Ciledug, Kota Tangerang.
Suasana duka dan isak tangis pun mewarnai rumah keluarga mendiang. Orangtua korban, Yasina Maulana dan Hikmah Hamzah, tampak tidak tahan melihat tubuh kaku anaknya, yang dibunuh dengan cara sadis dan dibuang di kolong jembatan Tol PIK.
Bahkan, beberapa kali ibu korban terlihat pingsan. Termasuk ketika jasad korban akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum yang tidak jauh dari rumahnya. Menurut Panca, paman korban, sebelum ditemukan tewas pada Sabtu (9/7) lalu, korban pamit kepada orangtuanya hendak pergi ke rumah temannya. Namun, setelah itu tidak pernah kembali.
Orangtua korban, kata Panca, sempat beberapa kali menghubungi telepon genggam korban, tetapi tidak aktif. Sehingga pada Selasa (12/7), ayah korban, Yasina, melaporkan perihal tersebut ke Polsek Ciledug.
Tidak lama, kata Panca, keluarga korban mendapat kabar dari pihak kepolisian terkait penemuan mayat atas nama Farah. Begitu dicek ternyata benar, bahwa Farah yang dimaksud ialah keponakannya.
Dan berdasarkan keterangan orangtua korban, sebelum korban ditemukan tidak bernyawa sempat menghubungi salah satu temen sekerjanya, bahwa dia disekap oleh teman lelakinya yang bernama Calvin di salah satu apartemen di Pluit, Jakarta Utara.
Selain itu, kata Panca, korban juga mengirimkan foto lelaki tersebut. Namun, ketika informasi itu ditindaklanjuti, telepon genggam teman korban juga tidak aktif. Akibatnya, orangtua korban langsung melaporkannya ke Polsek Ciledug.
Lebih jauh, Panca mengatakan meski korban sering menceritakan keberadaan Calvin, tetapi kedua orangtua korban tidak pernah mengenal lelaki itu.
"Farah hanya mengatakan kepada orangtuanya, bahwa laki-laki itu pengusaha dan punya apartemen di daerah Pluit, Jakarta," kata dia.
Namun demikian, kata Panca, korban yang pendiam dan anak kedua dari empat bersaudara itu tidak pernah bercerita lebih jauh soal keberadaan Calvin. sehingga orangtua korban tidak pernah berprasangka buruk.
"Saya pun tidak pernah menduga akan terjadi seperti ini," kata Panca. (SM/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved