Ahok: Pegawai di Kantor Wali Kota Terlalu Banyak

Selamat Saragih
13/7/2016 18:10
Ahok: Pegawai di Kantor Wali Kota Terlalu Banyak
(MI/Panca Syurkani)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Wali Kota terlalu gemuk. Seharusnya beban kerja PNS disesuaikan dengan gaji dan tunjangan kinerja daerah (TKD).

"Misalnya di Kantor Wali Kota juga terlalu gemuk kan saya kira banyakan PNS, tapi yang kerja juga PHL (pekerja harian lepas)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7).

Kondisi saat ini, menurut Ahok, beban kerja dengan pendapatan tidak seimbang. Mengingat pendapatan PNS saat ini sudah meningkat drastis. "Jadi kalau gajinya itu harusnya disesuaikan dengan beban kerja. PNS sekarang beban kerja belum seimbang," ungkapnya.

Melihat keadaan saat ini, Ahok menilai ada PNS yang bekerja keras, tetapi banyak juga yang hanya bersantai-santai.

"Sekarang mah ada yang kerja setengah mati, ada bagian yang nganggur saja, tapi terima gaji mirip," ujarnya.

Ahok masih menunggu jumlah ideal PNS dari Biro Organisasi Reformasi Birokrasi (ORB) DKI Jakarta. Biro ORB masih menghitung jumlah PNS yang tepat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. "Nah, ini lagi dievaluasi dari Biro ORB," ungkapnya.

Selain di Kantor Wali Kota, sebelumnya kelebihan PNS dirasakan di Biro Kepala Daerah dan Hubungan Luar Negeri DKI. Padahal, menurutnya, untuk mengurusi surat menyurat tidak perlu banyak divisi.

"Dulu di Biro KDH DKI saja ngurusin saya banyak banget pegawainya. Ngapain, orang surat masuk tinggal masuk sini saja kok, ngapain sih musti muter-muter meja," tandasnya. (Ssr/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya