KAPOLSEK Pademangan Komisaris Benny Alamsyah bakal menerima sanksi akibat berfoto selfie dengan tersangka kasus narkoba, yang juga model majalah dewasa, Andi Novitalia alias Vitalia Sesha.
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian di Jakarta, kemarin, mengatakan akan menindak Benny setelah ia diperiksa petugas Direktorat Propam Polda Metro Jaya. "Sanksi yang bakal diberikan mulai dari teguran hingga demosi," kata Kapolda.
Tito menduga Benny dilanda euforia saat menangkap Vita yang disebut-sebut pernah dekat dengan terpidana kasus korupsi daging sapi yang diungkap KPK, Ahmad Fathanah.
Vita bersama enam rekannya ditangkap anggota Polsek Pademangan saat berpesta narkoba di Hotel Mercure, Ancol.
Sebelumnya, di akun Instagram Vita, ada foto selfie Vita dengan Benny. ‘With Kapolsek Pademangan Pak Benny, terima kasih Pak Benny... Alhamdulillah dilayanin sangat dengan bijak oleh Polsek Pademangan’, tulis Vitalia di akun tersebut, Selasa (14/7).
Benny yang dihubungi wartawan mengatakan ia tak memiliki tujuan apa pun dalam foto berdua dengan Vita. Ia hanya memenuhi permintaan Vita untuk berpose bersama dirinya.
Vita kemarin mulai menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN).Menurut pengacara Vita, Chris Sam Siwu, kondisi kliennya sudah membaik setelah menjalani detoks. Dokter yang merawat Vita juga menyebut bahwa kliennya bukan pecandu narkoba. "Setelah didetoks, dokter sampaikan bahwa Vita bukan pecandu. Dan Vita sedang rawat jalan," katanya.
Jaringan Tiongkok Sementara itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penyelundupan 360 kg sabu asal Tiongkok senilai Rp574,4 miliar. Sabu berkualitas wahid tersebut dibawa melalui jalur laut dari Malaysia ke pelabuhan tikus di Dumai, Riau.
Polisi menangkap dua tersangka, yaitu CT, 39, WN Tiongkok, dan MW, 34, WNI yang berperan sebagai kurir. Selain itu, penyidik mengejar dua WN Tiongkok berinisial ALG dan JCK.
"Kasus ini berawal dari beberapa rangkaian kasus lainnya. Jumlahnya cukup besar, 360 kg. Namun, ini hanya sebagian kecil dari pelaku yang tertangkap," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang melihat langsung hasil pengungkapan kasus itu.
Menurut dia, narkotika merupakan musuh bersama yang harus diperangi. Untuk itu, pemerintah bersama kepolisian berupaya memberangus para sindikat serta menangkal segala bentuk upaya peredaran barang laknat tersebut. (Gol/*/J-1)