SEPERTI yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, perayaan malam takbiran di Ibu Kota selalu diramaikan konvoi kendaraan.
Polda Metro Jaya mengimbau agar tidak ada lagi konvoi menggunakan sepeda motor dan mobil bak terbuka.
"Kami mengimbau, tapi tidak melarang. Kami minta ke pemuka agama agar memanfaatkan seluruh lapangan terbuka untuk pelaksanaan takbiran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal di Jakarta, kemarin.
Walau bentuknya hanya imbauan, polisi akan menindak peserta konvoi yang tidak lengkap surat-surat kendaraannya serta yang bertindak ugal-ugalan di jalan.
Iqbal juga mengatakan polisi konsisten menindak peserta sahur on the road (SOTR) yang melanggar aturan.
"Kapolda sudah mem-briefing seluruh pejabat di Polda Metro Jaya, seluruh kapolres dan kapolsek. Perintahnya untuk melaksanakan razia SOTR sampai adanya pencabutan," kata Iqbal.
Razia itu, lanjut Iqbal, untuk melindungi masyarakat terutama remaja agar tidak menjadi korban dan pelaku kejahatan.
"Ada yang ikut-ikutan, bela teman, malah jadi pelaku," ungkap dia.
Dia menegaskan razia bakal terus dilakukan hingga kondisi dirasa aman dan kondusif.
"Ini terus dilakukan hingga malam takbiran," tutup dia.