Ahok Minta Pendatang Siapkan Jaminan Hidup di Jakarta

LB Ciputri Hutabarat
05/7/2016 07:48
Ahok Minta Pendatang Siapkan Jaminan Hidup di Jakarta
(Dok.MI/IMMANUEL ANTONIUS)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengingatkan warga pendatang untuk memastikan kelangsungan hidup mereka di Jakarta. Hal itu dia katakan mengingat banyak warga pendatang yang datang ke Jakarta pascalibur Lebaran.

"Siapa pun yang mau datang silakan. Yang penting, jangan nyewa rumah-rumah di pinggir sungai atau waduk," ujar Ahok di Terminal Pulo Gebang, Senin (4/7).

Saat ini tercatat penduduk DKI berkisar 10,1 juta jiwa. Jumlah migrasi dari daerah ke Jakarta terus meningkat. Sebelumnya pada 2013, tercatat jumlah penduduk DKI berkisar pada 9,9 juta jiwa. Pertambahan pendatang baru tertinggi terjadi pada 2015, mencapai 70 ribu orang.

Sedangkan pada 2014, jumlah pendatang baru mencapai 60 ribu orang. Bila ditambah pendatang baru yang datang di luar pascalebaran, jumlah pendatang baru bisa mencapai 100.000 orang setiap tahun.

Mantan bupati Belitung Timur tersebut mengingatkan pentingnya jaminan hidup di Jakarta, seperti kelaikan rumah.

"Selama tidak ada kawasan kumuh, yang namanya urbanisasi gampang dikontrol. Jakarta tidak mungkin kita bikin tertutup. Ibu Kota negara kok," kata Ahok.

Ahok juga mengimbau perusahaan industri untuk menyediakan hunian khusus bagi pekerja luar daerah. Sehingga pembangunan kota tertata, dan warga daerah tidak tinggal di permukiman kumuh.

"Kalau tidak bisa siapin, ya jangan rekrut pegawai dari luar kota," tegasnya. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya